JOGJA – Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat menilai Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) XIV tidak hanya sekadar seremonial. Tapi sebagai wujud akulturasi antara budaya Tionghoa dengan Indonesia. Khususnya budaya Jawa.

Terbukti dari ragam kesenian dan kemasan mencirikan kekayaan tersebut. Bahkan dalam sejarahnya kedua kebudayaan ini saling mengisi hingga lahir beragam wujud peranakan. Itulah mengapa dia sangat menyambut positif perayaan PBTY setiap tahunnya.

“Melalui Sido Muncul sudah mendukung selama belasan tahun selama PBTY berlangsung. Setiap tahun saat pembukaan pasti menyempatkan untuk hadir,” jelasnya ditemui saat pembukaan PBTY XIV di Kampung Ketandan, Rabu malam (13/2).

Secara khusus Irwan juga memaknai tema ”Harmony in Diversity” secara apik. Perbedaan, lanjutnya, adalah sebuah pita perekat. Ada porsi untuk saling mengisi dan memahami. Tidak hanya dua insan, tapi banyak insan yang berbeda.

Karena itu Irwan mengajak untuk mengenang jasa almarhum Abdurahman Wahid atau Gus Dur. Presiden RI ke-4 itu, jelas Irwan, adalah seorang tokoh bangsa. Menurut Irwan, Gus Dur memiliki jasa besar bagi umat manusia. Seperti memperjuangkan Konghucu masuk dalam salah satu kepercayaan dan agama yang legal.

“Gus Dur adalah sosok tokoh bangsa yang menentang adanya diskriminasi. Dia memperjuangan seluruh kehidupan bermasyarakat dari seluruh golongan. Saat ini bisa merayakan Imlek, lalu beribadah di klenteng dengan aman dan nyaman. Jasanya besar,” kenangnya.

Irwan mengajak seluruh masyarakat meresapi semangat juang Gus Dur. Tidak hanya memikirkan diri sendiri namun kepentingan khalayak luas. Terlebih lagi memikirkan keutuhan bangsa tanpa memandang golongan.“Bangsa Indonesia harus berterima kasih kepada Gus Dur. Ini tidak hanya perayaan warga Tionghoa tapi semua warga Indonesia,” ujarnya.

Sido Muncul melalui beberapa produknya hadir menyapa pengunjung PBTY. Dua stan menghadirkan produk dari Tolak Angin Cair, Tolak Angin Flu, Tolak Linu Herbal, Kuku Bima Energi Vit C, Tolak Angin Anak, Permen Tolak Angin, Permen Jahe Wangi, Permen Kunyit Asam, Susu Jahe, Kopi Jahe Sido Muncul, Kuku Bima Kopi Ginseng, dan Alang Sari Plus. (**/dwi/pra/riz)