BANTUL – Usaha positif dilakukan calon legislatif (caleg) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) asal Bantul Haryanto. Yaitu dengan intensif melakukan sosialisasi cara pencoblosan pada masyarakat mengenai pemilu 17 April mendatang.

Hal itu dilakukan karena dia menyadari bahwa pemilu kali ini berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Menurut pensiunan BUMN ini, pemilihan umum 2019 akan lebih memakan waktu lama bagi pemilih di bilik suara. Selain juga dalam proses penghitungannya.

Sebab, pemilu serentak antara pemilihan legislatif dan presiden secara bersamaan itu mengharuskan pemilih menentukan pilihan pada 5 surat suara. Yakni surat suara DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPR RI, DPD RI dan presiden-wakil presiden.

Menurutnya, di sisa waktu dua bulan ini, masih banyak masyarakat yang belum paham tata cara pencoblosan pada pemilu kali ini. Terutama untuk warga yang berusia lanjut. Padahal, dia menyadari satu suara akan menentukan nasib lima tahun mendatang.

“Sosialisasi dilakukan kepada masyarakat di sekitar tempat tinggal saya, di Sanggar Samiaji. Alhamdulillah berjalan lancar dan warga lebih paham akan tata cara pencoblosan,” kata caleg dapil 5 Kabupaten Bantul nomor 7 ini  kepada Radar Jogja.

Selain warga masyarakat, peserta sosialisasi adalah kader partai dan tim suksesnya di sekitar tempat tinggalnya. Dia berharap, dengan semakin paham dan solidnya kader serta tim suksesnya, dapat memberikan hasil positif pada pemilihan umum dua bulan mendatang. (sce/riz)