JOGJA – Berdiri sejak 2016 Koperasi Jaladipa terus berupaya memberikan fasilitas dan kemudahan bagi masyarakat. Koperasi yang bergerak di bidang transportasi ini menaruh perhatian serius bagi mereka yang bermata pencaharian sebagai pengemudi angkutan umum berbasis aplikasi online.

Itu dilatarbelakangi adanya ribuan pelaku usaha jasa transportasi yang membentuk koloni. Namun tidak berbadan hukum. Sementara sesuai aturan pemerintah setiap individu yang bergerak di bidang transportasi harus memiliki badan hukum. “Dengan koperasi ini setiap kebutuhan individu, termasuk perlindungan hukum bisa didapatkan,” ujar Direktur Bisnis Koperasi Jaladipa Toni Jaladipa di sela kegiatan pawiyatan pamong untuk driver online di Gedung Punakawan Ragam Kriya, Kamis (14/2).

Kemudahan yang didapatkan driver, di antaranya kepemilikan unit mobil, motor, handphone, dan sarana penunjang lainnya. Para driver bisa mendapatkan unit dengan sistem cicilan murah.

Toni mengatakan, saat ini ada beberapa koloni driver online yang bergabung dengan Koperasi Jaladipa. Tiap koloni beranggotakan 200 orang.

Koperasi yang berada di Jl. Magelang Km 9,5, Denggung, Tridadi, Sleman, ruko No.8 ini juga bisa mem- back up kebutuhan driver. Seperti cucian mobil/motor, kredit oli, aki, dan ban. Kebijakan ini bertujuan meminimalisasi pengeluaran driver.

Dalam acara pawiyatan ratusan driver yang hadir juga dibekali informasi tentang keistimewaan Jogjakarta. Agar driver angkutan online bisa memberi penjelasan bagi para penumpang (wisatawan) untuk memahami seluk belum dan jati diri DIJ. Sosialisasi keistimewaan Jogjakarta disampaikan perwakilan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat KPH Yudhohadiningrat. Dia memaparkan sejarah Kota Jogja dan wilayah di sekitarnya. Hingga kisah berdirinya keraton. KPH Yudhohadiningrat juga didapuk menyerahkan unit kendaraan secara simbolis kepada driver yang menggunakan fasilitas Koperasi Jaladipa.

Lebih lanjut Toni menegaskan, pawiyatan penting bagi para driver online. Karena mereka sering bertemu langsung dengan penumpang (wisatawan) di Jogjakarta. “Kami berharap mereka bisa ikut menjaga keistimewaan dan mengenalkannya kepada masyarakat,” ucapnya.

Barjo, Ketua Koloni Teras Bandara, mengaku sangat terbantu dengan beragam fasilitas Koperasi Jaladipa. Terutama dalam pemenuhan kebutuhan driver. “Jika sebelumnya kami tidak punya payung hukum, sekarang kami aman. Mencari rezeki juga lancar tanpa waswas,” ujarnya.

Perwakilan dari Komunitas 112 Aji Bayu Bawono menegaskan komitmen 112 untuk senantiasa konsisten dalam merawat solidaritas persaudaraan antar anggota layaknya satu keluarga.

“Sebagai komunitas independen nonprofit dan non politis yang mengedepankan jiwa sosial tanpa memandang status dan latar belakang,” ujarnya.

Aji mengapresiasi kesigapan tim reaksi cepat 112 yang basecampnya di parkiran barat Monjali ini, dalam merespon setiap kejadian yang bersifat kedaruratan yang dialami driver online di lapangan.

“Entah itu aki soak, kecelakaan, maupun permasalahan di jalan lainnya yang sering menimpa rekan kita sesama driver online,” pungkasnya. (*/ita/yog)