PURWOREJO – Menteri Pariwisata (Menpar) Arif Yahya mengajak insan pariwisata membidik wisatawan nomadic. Mereka adalah wisatawan yang suka berpindah tempat dengan cepat. Menurut Arif, mereka adalah wisatawan milenial dan digital.

Nah, kondisi ini mengharuskan pengelola wisata di daerah harus cerdas memanfatkannya. Caranya dengan memberikan harga yang tidak terlalu tinggi namun tidak mengurangi layanan yang diberikan. “Angka nomadic ini amat tinggi. ” kata Menpar Arief Yahya saat berada di Pasar Menoreh Desa Sedayu Kecamamatan Loano, Kamis (14/3).

Menpar menyebut wisatawan nomadic adalah wisatawan yang memanfaatkan karavan untuk melakukan perjalanan wisatanya. Mereka tidak akan berada lama di sebuah lokasi. Karena akan berpindah dengan cepat mencari destinasi lain yang menarik.

Menindaklanjuti pesan dari Presiden Jokowi, akses jalan yang sekarang lebih mudah dengan adanya tol, harus ditindaklanjuti dengan pembukan pintu-pintu tol yang ada di daerah. “Tanggal 11 Februari kemarin ditekankan sama presiden tentang perlunya pembukaan pintu tol yang ada daerah,” imbuh Arif.

Daerah diharapkan ikut berpartisipasi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Andaikan tiak mampu, bisa diusulkan ke provinsi dan ke pusat jika provinsi tidak mampu.

Lebih jauh dikatakannya, nomadic ini akan banyak memanfaatkan jalan tol untuk menjangkau sebuah wilayah. Keberadaan pasar-pasar destinasi digital diharapkan akan menjadi jujugan para wisatawan tersebut.

“Saat ini kita menargetkan memiliki 100 destinasi digital. Dan sekarang sudah tercapai sebanyak 60an destinasi. Dan Purworejo memiliki dua. Yakni Pasar Menoreh dan satunya Pasar Inis,” tambahnya.

Arief mengungkapkan wisatawan nomadic ini di Indonesia diperkirakan akan menyumbang sekitar 50 persen dari jumlah wisatawan di Indonesia. Dengan dukungan yang ada, diharapkan angka itu akan terus meningkat.

Bupati Purworejo Agus Bastian menyambut gembira adanya perhatian Badan Otorita Borobudur yang memberikan kontribusi bagi pengembangan wisata di Kabupaten Purworejo. Diungkapkan wisata di Kabupaten Purworejo saat ini tengah bergairah dengan munculnya beragam destinasi yang ada.

“Saya yakin semangat yang diberikan Pak Menteri akan menambah semangat wisata di Purworejo,” kata Bupati.

Usai berada di Pasar Menoreh, rombongan juga meresmikan Glamping Camp yang ada di desa setempat. Kawasan ini menjadi tempat kemping para wisatawan nomadic.

Lokasi tersebut telah dikonsep sedemikian rupa sehingga membuat betah wisatawan dan diharapkan mereka akan menghabiskan malam di glamping yang barada di bawah tegakan pinus tersebut. (udi/din/riz)