MAGELANG – Sebagai perusahaan logistik yang telah dipercaya menjadi mitra distribusi para Usaha Kecil Menengah (UKM) di tanah air, JNE merasa perlu ambil bagian dalam era industri 4.0. Selain terus melakukan digitalisasi pada proses bisnisnya, JNE ikut berperan serta dalam memberikan edukasi pada masyarakat umum, maupun UKM mengenai strategi penjualan di era digital.

Untuk tahun ini, JNE kembali menggelar program peningkatan potensi UKM, berupa workshop “JNE Ngajak Online 2019”, bertema “Mengemas Produk & Strategi Digital”. Workshop di 16 kota ini diperuntukkan bagi pengusaha, dan UKM di daerah secara gratis.

Tujuannya agar produk berkualitas yang dihasilkan UKM dapat dipasarkan secara luas melalui langkah-langkah strategis, salah satunya dengan memperhatikan packaging produk dan tampilan produk, sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.

Dari 16 kota sasaran tersebut, salah satunya di Kota Magelang. Dalam workshop yang berlangsung di RM Ayam Goreng Bu Tatik Magelang ini, JNE menghadirkan Bambang Kristiady (Branch Manager JNE Magelang), Natalie (Praktisi Digital Marketing), Kiki (Owner Clothingline asal Mertoyudan, Magelang dengan Brand Superbella).

Branch Manager JNE Magelang, Bambang Kristiady mengatakan, UKM di Magelang memiliki potensi besar, karena banyak produk-produk khas dan asli buatan masyarakat di Magelang yang kompetitif untuk dipasarkan ke seluruh nusantara, bahkan luar negeri.

“Karena itulah, JNE hadir dan menyelenggarakan program “JNE Ngajak Online 2019” untuk memberikan inspirasi, dan pengetahuan lebih kepada para pengusaha di Magelang dan sekitarnya, agar bisnis yang dijalankan dapat terus berkembang dengan meningkatnya angka penjualan,” katanya.

Selain penjelasan mendalam tentang strategi distribusi paket, serta pemasaran pada e-commerce, JNE juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendaftar langsung menjadi member JNE Loyality Card (JNE) di tempat acara dan langsung mendapatkan 10 bonus poin.

JNE juga mengadakan “JNE Ngajak Ngirim”, yaitu program gratis ongkos kirim yang berlaku sehari setelah acara “JNE Ngajak Online” digelar. “JNE Ngajak Ngirim” ini berlaku di service reguler untuk pengiriman paket dengan tujuan di dalam kota yang sama, dan pengiriman antar kota dalam 1 provinsi. “Khusus di Magelang, JNE Ngajak Ngirim digelar pada Jumat, 15 Februari,” tandasnya.

Program gratis ongkir ini digelar di 16 kota tempat digelarnya “JNE Ngajak Online”, yaitu Lampung, Karawang, Cirebon, Sukabum, Tasikmalaya, Cilacap, Magelang, Madiun, Kediri, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Kendari, Ternate, dan Timika.

Untuk memaksimalkan dukungan terhadap UKM lokal menuju pasar global, JNE juga telah mempersiapkan layanan JNE Internasional Shipment yang dapat mendistribusikan paket pelanggan ke lebih dari 250 negara utama di semua benua

Praktisi Digital Marketing, Natalie memaparkan berbagai hal mengenai pentingnya packaging, serta pengambilan foto produk dalam menunjang promosi penjualan. Menurutnya, di berbagai daerah di Indonesia, seperti halnya Magelang, telah memiliki produk yang kompetitif dan berkualitas, namun masih banyak produsen atau pebisnis yang belum dapat memanfaatkan strategi berjualan online secara maksimal.

“Selain packaging, UKM di Indonesia juga memiliki tantangan lain untuk mengembangkan usahannya, yaitu keterbatasan informasi dan jaringan untuk akses pemasaran, keterbatasan modal, kualitas SDM dan kontinuitas bahan baku,” katanya.

Sementara itu, Kiki, Owner Clothingline asal Mertoyudan, Magelang dengan brand Superbella mengaku mengawali bisnis clothinglinenya melalui jejaring sosial yang kemudian berkembang, dan kini memiliki offline store di Hartono Mall Yogyakarta. (sce/jko/riz)