PURWOREJO – Ngopi bareng menjadi bentuk komunikasi Bupati Purworejo Agus Bastian untuk merangkul pengusaha lokal. Rencananya, kegiatan itu akan digelar setahun dua kali untuk menjadi titik temu antara pemerintah dengan swasta dalam mengembangkan Purworejo.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Purworejo Widyo Prayitno mengungkapkan,  ngopi bareng dikemas santai. Dan untuk kali pertama kegiatan ini digelar di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Kamis malam (14/2).

“Dalam forum ini bisa saling mengisi. Pak Bupati bisa mendengarkan aspirasi dari pengusaha, dan sebaliknya mungkin ada harapan-harapan bupati bagi pengusaha di Purworejo,” kata Widyo.

Menurutnya, pelaku usaha selama ini bersinggungan langsung dengan perizinan dan pihaknya berkomitmen bisa melayani tepat waktu dan maksimal. Dia menjanjikan tidak ada pungutan liar terhadap proses perizinan yang dilakukan.

“Kalau memang menemukan pelayanan yang tidak pas, bisa disampaikan sehingga bisa segera diperbaiki,”  tambah Widyo.

Salah seorang pengusaha Steven mengaku senang ada forum yang menjadi wadah bagi pengusaha untuk bertukar pikiran dengan pemkab. Dalam forum itu pihaknya bisa memberikan sumbang saran yang didengarkan langsung  bupati.

“Saat ini Purworejo sedang mengembangkan diri dengan wisatanya. Usul kami ada paket wisata yang tertata khusus, sehingga pelaku usaha di bidang pariwisata bisa dengan mudah menjualnya,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo Agung Wibowo yang juga hadir dalam kegiatan ini menyampaikan, pariwisata di Purworejo terus berbenah. Salah satu buktinya keberadaan destinasi digital yang diresmikan Menpar Arief Yahya yakni Pasar Menoreh dan D’Loano Glamping di Sedayu, Kecamatan Loano. Selain itu ada bentuk-bentuk pasar sejenis yang dikembangkan oleh masyarakat.

“Dinas kami terus mensosialisasikan destinasi yang ada untuk menarik kunjungan wisatawan ke Purworejo. Makanya kami juga mengajak pengusaha Purworjeo untuk bisa menjadi bagian dari Romansa Purworejo 2020 karena banyak investor luar daerah juga melirik Purworejo untuk berinvestasi,” ujarnya.

Bupati Agus Bastian sendiri mengungkapkan, ngopi bareng itu menjadi hal baru yang akan membawa kemajuan bagi Purworejo karena pengusaha memiliki peran dalam berjalannya perputaran perekonomian wilayah. Termasuk diperingatinya Hari Jadi, para pengusaha juga bisa berpartisipasi.

“Jika ada yang perlu dibahas tentang usaha atau yang bersentuhan dengan pemkab, berikan input ke kami untuk bersama mencari solusinya,” kata Bupati Agus Bastian. (udi/la/tif)