GUNUNGKIDUL – Buchory mengaku bersyukur tim yang dilatihnya, SSB Putra Handayani Merah menduduki puncak klasemen. Latihan tidak kenal lelah ternyata berbuah manis. “Walaupun melalu banyak rintangan, kami tetap bisa menghadapinya,” jelasnya kepada Radar Jogja Kamis (14/2).

Sampai saat ini, SSB ini mengantongi 36 poin. Dari 12 pertandingan yang dilalui, SSB ini tidak pernah kalah. Mereka meninggalkan SSB Gunungkidul FA Hijau yang baru memperoleh 30 poin. SSB ini baru menyelesaikan 11 pertandingan dan 10 di antaranya menang.

Di bawahnya ada Garuda Muda yang memperoleh 26 poin. Dari 11 pertandingan, SSB ini menang 8  kali, sisanya 2 kali kalah dan sekali seri. Ada pula Tunas Timur A yang meraih 23 poin. Di bawahnya lagi ada Putra Handayani 09 dengan 21 poin.

Putra Handayani Merah memang harus diakui dapat mempertahankan performa pemainnya terus stabil sehingga dapat mencetak poin tinggi. Selain itu, beberapa pemain kunci turut andil, seperti Faizal Amin Hanafi dan Alvero Ghaza Alghifari yang masing-masing menyumbang satu gol saat bermain melawan Rajawali Kuning pada Minggu (10/2) lalu.

Pada pertandingan sebelumnya, Faisal Amin Hanafi juga menyimbang satu gol. Gawang BMW Wiladek kebobolan di menit ke-5. Gol satu lagi disumbangkan oleh Muhammad Abdul Latif di menit ke-17. Sampai akhir pertandingan BMW Wiladek tidak mampu mencetak gol satu pun. “Saya berharap performa mereka stabil,’’ kata Buchory. (cr10/din/tif)