JOGJA – Minat warga pendatang untuk mencoblos di DIJ pada Pemilu 17 April nanti tergolong tinggi. Hasil rekapitulasi KPU DIJ, total ada 14.652 pemilh yang mengurus form A5 atau yang dimasukkan dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Tapi minat para pekerja di New Yogyakarta International Airport (NYIA) rendah.

Ketua KPU DIJ Hamdan Kurniawan mengatakan, proses pengurusan kepindahan itu masih akan dibuka sampai H-30, atau hingga 16 Maret 2019. Roadshow sosialisasi terkait pengurusan kepindahan pemilih juga belum berakhir. Dengan berakhirnya masa libur semester di beberapa perguruan tinggi, tak menutup kemungkinan jumlah DPTb akan terus bertambah. Bahkan, diprediksi akan lebih besar dari Pemilu 2014. “Pemilu 2014 ada 17.000. Ini baru tahap pertama rekapitulasi sudah di atas 10.000,” kata Hamdan di sela rapat rekapitulasi DPTb, Senin(18/2).

Hingga saat ini, KPU DIJ memposisikan sebagai fasilitator. Dengan mendatangi beberapa pondok pesantren dan perguruan tinggi di DIJ, diharapkan mampu menyebarluaskan pengurusan A5 untuk pindah memilih.
Tak hanya membuka posko di kampus-kampus, masyarakat yang ingin mengurus A5 juga bisa datang ke PPS (Panitia Pemungutan Suara) dan kelurahan. Bisa pula datang langsung ke KPU Kabupaten atau Kota. Jika jumlah DPTb melebihi perkiraan, maka tak menutup kemungkinan dibuat TPS tambahan. “Kita masih melihat data sampai H-30. Kalau masih cukup nggak perlu tambah,” ujarnya.

Tapi anggota Bawaslu DIJ Amir Nashirudin menilai masih banyak masyarakat yang masih belum tersentuh sosialisasi pengurusan A5. Di proyek pengerjaan NYIA)misalnya, selama tiga hari posko A5 dibuka, baru dua orang yang mengurus DPTb. “Itu menjadi tantangan bagi kita semua. Entah karena terkendala informasi yang belum dipahami atau bagaimana,” ujarnya.

Tak hanya itu, berdasarkan keluhan yang diterima Bawaslu, masih ada mahasiswa yang tidak bisa mengurus DPTb. Alasannya karena belum masuk DPT. Amir pun meminta beberapa KPU Kabupaten dan Kota yang wilayahnya dihuni oleh banyak mahasiswa, agar lebih memperhatikan hal tersebut. (cr9/pra/mg2)