SLEMAN – Sebanyak 20 orang dari Tim Pemeliharaan Jembatan, Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman diterjunkan untuk memotong jembatan gantung Kalijogo di Dusun Karang Wetan, Senin(18/2). Jembatan gantung tersebut putus diterjang aliran Sungai Opak beberapa waktu lalu.

Salah seorang anggota tim, Antok mengatakan, jika badan jembatan tidak dipotong, akan menghambat aliran sungai. “Sehingga ketika hujan deras, sampah nyangkut dan bisa membuat konstruksi jembatan tambah rusak,” jelas Antok (18/2).

Proses pemotongan jembatan ditarget rampung lima hari. Pihaknya melakukan pemotongan dengan las dan gerinda. “Namun kalau kondisi sering hujan, bisa lebih lama,” katanya.

Salah seorang warga Dusun Karang Wetan, Kalitirto, Berbah, Selo Sumarjan, 42, mengatakan, jembatan Kalijogo fungsinya amat vital. Sebab sebagai akses utama warga RT 06 menuju RT 05 dan sebaliknya.

“Kalau tidak ada jembatan ini kami harus memutar hingga 10 kilometer,” kata Sumarjan.

Dia meminta pemerintah membuatkan jembatan permanen. Dengan konstruksi yang lebih kuat. Sehingga jika terjadi aliran air deras Sungai Opak, jembatan tidak ikut hanyut.

Nantinya warga akan bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu. Namun, pembangunan jembatan itu rencananya dilakukan pada musim kemarau. “Kalau dibangun sekarang takut terbawa arus sungai,” kata dia.

Kepala Bidang Bina Marga, DPUPKP Sleman, Achmad Subhan mengatakan, pembongkaran tersebut tidak sekadar mencopot jembatan. “Itu dibersihkan dan lihat kondisi. Nanti kami lihat perencanaannya,” kata Subhan.

Dia mengatakan, akan membangun kembali jembatan itu. Namun untuk waktunya, masih menunggu anggaran dan cuaca. “Mungkin triwulan kedua atau ketiga, kami akan usahakan secepatnya,” jelasnya.

Pada 2019 ini, pihaknya akan melakukan program peningkatan sembilan ruas jalan. Lalu ada empat program peningkatan jembatan. Ditambah lima progam pemeliharaan ruas jalan.

“Pagu anggarannya mencapai Rp 99 miliar. Saat ini baru proses lelang,” kata Subhan. (har/iwa/mg3)