JOGJA – Peredaran minuman beralkohol (mihol) oplosan masih jadi pekerjaan rumah aparat keamanan. Puluhan orang yang tewas sia-sia karena mengenggak mihol oplosan, maupun keberadaan Perda DIJ nomor 12 tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Mihol tidak membuat peraciknya takut.

Buktinya Polsek Gondokusuman Sabtu (16/2) berhasil menyita penjualan mihol oplosan. Tidak tanggung-tanggung, dalam operasi kali ini berhasil menyita 84 botol ukuran 600 mililiter. Kapolsek Gondokusuman Kompol Bonifatius Slamet mengungkapkan, berawal dari keresahan warga, timnya berhasil menemukan lokasi penjual sekaligus peracik mihol oplosan.

“Pemiliknya atas nama Paryono, 52, alamatnya RT 18 RW 004 Terban Gondokusuman. Dari keresahan warga lalu intel kami bergerak. Kami temukan di rumahnya, tidak berjualan tapi juga tempat meracik,” jelasnya, Senin (18/2).

Dari hasil penyitaan terungkap bahan baku komposisi. Adanya satu jirigen alkohol kadar 90 persen membuatnya kaget. Boni memastikan cairan tersebut tidak untuk dikonsumsi. “Kadar 90 persen kalau dikonsumi bisa membakar organ dalam. Paling ringan menyebabkan kebutaan terparah ya meninggal dunia,” ujarnya.

Dalam menjual mihol oplosan, Paryono mengemas dalam berbagai rasa. Selain original adapula rasa susu dan susu jamu. Selain itu dia juga menggunakan air gula sebagai pemanis. Terbukti adanya satu jirigen berisi delapan liter air gula. Kini jajarannya tengah mengembangkan asal alkohol tersebut. Selain berdasarkan keterangan pelaku juga alur penjualan alkohol di Jogja.

“Harapannya para pelaku bisnis, khususnya farmasi tidak asal menjual,” pesannya.

Menurut dia operasi tersebut tidak hanya bertujuan pemberantasan mihol. Tapi juga untuk meminimalisir dampak negatif. Perwira menengah satu melati ini mencontohkan kasus-kasus criminal. Mulai dari penganiayaan, pencurian hingga perampokan terkadang berawal dari mihol. Para pelaku kerap mengonsumsi untuk menimbulkan rasa berani.

“Lalu seperti konvoi-konvoi itu, kadang ada oknum pesertanya yang minum (mihol) dahulu. Kami antisipasi ke arah sana,” tegasnya. (dwi/pra/mg1)