SLEMAN – Sasana Ali Maksum keluar sebagai juara umum di kejuaraan Tai Chi di Sleman City Hall, Minggu (17/2). Mereka mengoleksi sembilan medali emas, sembilan perak, dan delapan perunggu. Mereka  menyingkirkan 14 sasana lain. Sedangkan peserta mencapai 80 atlet yang memainkan 110 jurus. “Kebetulan beberapa atlet memainkan tidak hanya satu jurus,” jelas Hasan Yuwono selaku ketua pelaksana.

Ia menjelaskan, Tai Chi merupakan seni bela diri yang berasal dari Gunung Wudang Shan, China. Kini seni bela diri ini telah distandarisasi sebagai salah satu cabang olahraga di bawah Wushu. “Ada dua jenis, yakni taulo dan sanda,” jelasnya.

Pada kompetisi kali ini, hanya taulo yang dipertandingkan. Taulo merupakan kompetisi yang menonjolkan aspek seni gerakan saja. Berbeda dengan sanda yang bertarung. Aspek penilaian taulo Tai Chi yakni dari gerakan, apakah sudah sesuai dengan pakem atau tidak. “Selain itu, aspek lain seperti ketepatan dengan ritme musik, keindahan, keluwesan, dan berbagai hal lain,” jelasnya.

Kejuaraan ini dibagi dalam kelompok umur. Di antaranya junior, senior, veteran 1, veteran 2. Junior merupakan kelas untuk atlet di bawah 17 tahun. Sedangkan senior untuk yang sudah profesional, yakni 18-34 tahun. Adapun veteran satu 35-50, veteran dua 50-70 tahun. Ada beberapa pengurangan nilai jika pemain, misalnya, bergoyang saat berdiri dengan satu kaki. Seluruh rangkaian gerakan dinilai dan mendapat poin tersendiri. Juri telah disertifikasi sehingga obyektif dalam memberikan poin. Dalam kompetisi kali ini menghadirkan empat juri, yakni Tania, Cahyadi, Taufik Damisi, dan Murdiyono. (cr10/din/mg4)