PURWOREJO – Sekitar 60 pengurus organisasi siswa intra sekolah (OSIS) dari sejumlah SMA dan SMK di Purworejo mendapatkan pendidikan pemilih dari KPU Purworejo, Rabu (20/2). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019.

Anggota KPU Purworejo Divisi Sosialisasi dan Sumber Daya Manusia Akmaliyah mengungkapkan pendidikan pemilih yang dikemas dalam bentuk sosialisasi bertema Milenial Tidak Takut Memilih itu akan memberikan pemahaman yang baik bagi para pemilih. “Lewat para pengurus OSIS ini diharapkan bisa menyebarkan luaskan kepada siswa lain yang telah memiliki hak suara,’’ jelasnya.

Menurutnya, sebagian besar peserta telah memiliki pengetahuan tentang penyelenggaraan Pemilu. Hanya saja, pemahaman yang dimiliki masih terbatas. Mereka masih perlu mendapatkan banyak edukasi sehingga bisa menjadi pemilih yang baik. “Kita jabarkan seluruh tahapan. Mulai dari penyelenggara pemilu, daftar pemilih, peserta dan hal lain. Termasuk  kampanye dan sebagainya,” tambahnya.

Menurutnya, di negara demokrasi menentukan pemimpin, membutuhkan jalan yang panjang dan berdasarkan keinginan masyarakat banyak. Tidak kalah penting yang kita sampaikan adalah informasi tentang surat suara yang akann diterima pemilih di TPS. “Kita berharap nantinya saat dilakukan pencoblosan tidak ada surat suara yang rusak, sehingga pemilih bisa memberikan suaranya dengan benar dan tidak sia-sia,” ungkapnya.

Ketua KPU Purworejo Dulrokhim menyampaikan pemilih pemula yang menjadi pemilih milenial memang menjadi isu seksi dalam Pemilu 2019. Pihaknya ingin pemilih pemula tidak akan membuang kesempatan pertama untuk menentukan pilihannya. (udi/din/mg4)