BANTUL- Melihat pentingnya edukasi politik bagi para santri membuat Pondok Pesantren Bin Baz Piyungan Bantul menggelar Silaturahmi Kebangsaan. Kegiatan bersama ulama Jogjakarta itu digelar di pondok pesantren setempat senin (18/2).

Pengasuh Pondok Pesantren Bin Baz Ustadz Abu Nida mengatakan, kegiatan ini juga sebagai upaya kuratif. Yaitu untuk memberi penjelasan secara tegas tentang fungsi ulama dan pesantren bagi masyarakat dan bangsa. Sekaligus peringatan bersama akan bahaya radikal-terorisme, radikal-intoleransi yang dapat memecah belah bangsa.

“Kami pondok pesantren punya tanggungjawab bagaimana agar santri tetap menjaga akidah dan akhlaknya. Tidak ikut-ikut masalah politik atau pemilu yang nantinya bisa memicu keributan,” ujarnya.

Menurut Abu, jika para santri terperangkap pada masalah politik akan berdambak buruk pada Ponpes. Seperti menimbulkan perpecahan dan bentrok karena berbeda pendapat.

Dalam silahturahmi tersebut juga disampaikan imbauan agar para ulama tidak mesti ikut campur pada masalah politik. Karena masih punya tanggungjawab berat untuk membuat umat menjadi lebih baik.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 300 peserta dari kalangan Pengasuh dan Santri Pondok Pesantren, Pimpinan Ormas, Muspika Piyungan, dan masyarakat umum ini juga membahas masalah-masalah sosial di masyarakat seperti terorisme, hoax, dan lainnya.

Disebutkan Abu, stigma pesantren sebagai sarang teroris masih menjadi pukulan bagi dunia pesantren yang hingga kini belum sepenuhnya hilang dari masyarakat. Padahal dalam sejarah kebangsaan Indonesia, pesantren menjadi salah satu pilar penting bagi kemerdekaan dan pembangunan karakter kebangsaan.

Sementara itu Iptu Sudiasih dari Polres Bantul yang hadir dalam kegiatan tersebut juga mengimbau untuk saling bersama-sama, bahu membahu menciptakan suasana yang aman di masyarakat menjelang pemilu ini.
“Harus sama-sama menghargai masyarakat sesuai fungsi dan peran masing-masing. Jangan memicu keributan hanya karena berbeda pilihan. Kami dari kepolisian juga meminta kepada masyarakat untuk ikut berperan serta menjaga keamanan dan kedamaian di masyarakat,” paparnya. (*/ita/pra/mg1)