GUNUNGKIDUL – Pemkab Gunungkidul targetkan nilai A pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Dengan cara membenahi kinerja individu pegawai, dan kinerja lembaga pemerintahan.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi Rabu(20/2). Dia menjelaskan, dengan pemadatan program akan dapat efisiensi anggaran.

Karena, kalau programnya banyak, akan memakan anggaran yang banyak pula. Ending-nya, dinikmati birokrasi, namun tidak dinikmati masyarakat.
“Efisiensi anggaran digunakan untuk pelayanan masyarakat. Menurut evaluasi, kami belum mempunyai desain kerjasama antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” kata Immawan.

Setiap pegawai harus menulis hasil kerja yang menggambarkan sasaran kerja OPD. Sekarang Gunungkidul telah memiliki aplikasi mengontrol kinerja pegawai.

Kepala Bidang Layanan Informatika, Dinas Komunikasi dan Informasi Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, aplikasi Mobsi ASN bertujuan memonitor kinerja ASN. ‘’Mengontrol kedisiplinan pegawai, dan mengurangi penggunaan kertas,’’ katanya. (gun/iwa/mg3)