SLEMAN – Toto Gigih Priyanto, 22, warga Gunungkidul dan Rusdi, 29, warga Subang, Jawa Barat ditangkap jajaran Reskrim Polsek Bulaksumur. Keduanya mencuri uang Rp 6.663.000 di Warung Ketoprak Bang Rudi, Depok.

Warung tersebut merupakan tempat dia bekerja setahun ini. Dia paham di mana uang warung disimpan. Dalam melakukan aksinya, Toto dibantu Rusdi.
Kanit Reskrim Polsek Bulaksumur Iptu Tito Satria Perdana mengatakan, pencurian dilakukan Senin pagi (11/2). Toto tergiur banyaknya uang pendapatan warung tempat dia bekerja.

Apalagi uang itu hanya disimpan di laci yang mudah dibobol. “Pelaku telah membuat kunci duplikat laci tersebut,” kata Tito (21/2).

Bermodal kunci duplikat, dia menggondol uang hasil pendapatan warung. Hasil dari mencuri itu lantas dibagi dua dengan Rusdi. Selepas mencuri, Toto masih bekerja. Setidaknya satu minggu setelah kejadian. Saat manajer meminta keterangan setiap karyawan, tingkah laku Toto mencurigakan.

Manajer curiga, lantas melaporkannya ke Polsek Bulaksumur. “Pelaku ditangkap Rabu (20/2) sekitar jam 01.00 dinihari,” kata Tito.

Polisi berhasil menyita uang Rp 100.000 sebagai barang bukti. Juga diamankan kunci-kunci yang digunakan pelaku untuk membuka laci, gerbang, dan pintu warung, serta satu motor yang digunakan pelaku.

Sementara itu, dari keterangan kedua pelaku, uang hasil mencuri dibagi rata. Rusdi telah memakai habis semua uang untuk kebutuhan sehari-hari. Sedangkan dari kantong Toto masih tersisa Rp 100.000.

“Uang itu untuk kebutuhan hidup saya dan istri, juga untuk bayar kos,” kata Toto.

Mereka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat). Ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (har/iwa/mg3)