JOGJA – Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-48 SLBN 1 Bantul pada Kamis (21/2) tidak seperti biasanya. Lebih meriah. Rangkaian peringatan yang digelar di Plaza Monumen Serangan Oemoem 1 Maret itu diramaikan dengan pentas seni anak berkebutuhan khusus (ABK). Sebanyak 80 siswa dari berbagai sekolah luar biasa (SLB) di DIJ tumplek bleg unjuk kebolehan.

Wakil Prasana SLBN 1 Bantul Suryadi mengungkapkan, rangkaian peringatan hari ulang tahun kali ini memang dirancang berbeda. Panitia sengaja menyediakan panggung bagi siswa SLB di DIJ unjuk berkreativitas. Lantaran panggung ekspresi yang diperuntukkan bagi siswa SLB masih jarang.

”Kami ingin mereka menyalurkan kemampuannya untuk berkreasi, sehingga memotivasi anak-anak untuk lebih maju dan mandiri,” jelas Suryadi di sela puncak peringatan.

Yang tak kalah penting lagi, Suryadi berharap pentas ini dapat menarik siswa-siswa SLB lain untuk menyalurkan ekspresi mereka.

Di antara rangkaian pentas kemarin menampikan parade batik. Keberadaan desainer Dadang Koesdarto dan Danar Studio kian membuat batik karya siswa-siswa SLB itu tampak elegan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga DIJ Baskara Aji apresiatif dengan pentas seni untuk ABK. Sebab, hal itu dapat mendorong keberanian siswa untuk tampil di depan publik.

”Karena mereka bertemu dengan siswa dari sekolah atau orang lain,” ujarnya.

Dari itu, dia mendorong pentas serupa digelar kembali. Agar siswa SLB kian termotivasi. (cr8/zam/mg1)