SLEMAN – Liga Super Asosiasi Kabupaten (Askab) Sleman ini sempat terhenti selama satu bulan diputar kembali. Liga sementara dihentikan karena Askab Sleman menyelenggarakan training center (TC) untuk pemain yang akan berlaga di Pekan Olahraga Daerah (Porda). “Mayoritas pemain Porda ikut Liga Super,” jelasnya Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Sleman Wahyudi Kurniawan kepada Radar Jogja, Senin(25/1).

TC diselenggarakan oleh Askab untuk menjaring pemain yang akan mewakili Sleman di Porda. Sebelumnya, akibat pembekuan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIJ, cabor sepak bola dan futsal terancam tidak diselenggarakan. Namun, akhirnya sesuai kesepakatan diputuskan untuk tetap menyelenggarakan dua cabor ini.

Sebanyak sembilan tim mengikuti Liga Super yang digelar sejak 11 Desember 2018. Mereka dalah Pesat Tempel, Persak Kentungan, PS CMB Berbah, KKK Klajuran, TGP, Godean Putra, PS PIM, Panji Putra, dan PSST.

Pada pertandingan 16 Januari lalu, PSST berhasil mengalahkan PIM dengan skor 3-1. Lalu Pesat mengalahkan KKK dengan skor 3-1. Sedangkan Persak mengalahkan Panji Putera 2-0. Adapun Goden Putra menekuk lutut CMB dengan skor 6-2.

Nah, mulai kemarin liga kembali digelar di empat stadion, yakni Minomartani, Batalyon 403, Banyuraden, dan Jogotirto. Setelah itu, ada dua pertandingan lagi yang telah dijadwalkan, yakni di hari Kamis (28/2) dan Minggu (3/3).

Senin (25/2), PSST mengalahkan CMB 2-1. Adapun Godean Putra semakin melenggang mengalahkan Panji Putera 10-0. Sedangkan TGP menang melawan Persak 1-0. Lalu KKK menekuk PS PIM 5-2. (cr10/din/mg2)