JOGJA – Pendaftaran calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan EXCO Asprov PSSI DIJ masih sepi pendaftar. Padahal, penyerahan formulir pendaftaran kepada komite pemilihan kongres luar biasa (KLB) Asprov PSSI DIJ berakhir hari ini (28/2).Anggota Komite Pemilihan KLB PSSI DIJ Edyanto menjelaskan, sejauh ini baru satu orang mengambil formulir pendaftaran. Itu pun formulir pendaftaran yang diambil untuk mengisi jabatan Exco. ”Namun sampai dengan kemarin, formulir tersebut belum di kembalikan,” kata Edyanto Rabu (27/2).

Sedangkan untuk formulir pendaftaran ketua umum, diungkap kan sudah ada yang mengambil. Namun, dia enggan menungkapkan sosok yang berminat menjadi orang nomor satu di tubuh organisasi sepak bola DIJ tersebut. ”Yang ambi formulir orang lain, berasal dari Askot. Cuma masih belum mau diungkap,” jelasnya.

Dijelaskan pihaknya yakin para peminat calon ketum, waketum, dan Exco PSSI akan datang jelang hari penutupan. Dia melihat sejumlah calon sudah mulai bergerak untuk ikut serta bersaing dalam kursi orang nomor satu di Asprov PSSI DIJ. ”Saya yakin sudah ada, karena calon-calon sudah bergerak. Makanya kami akan tunggu sampai dengan jam 24.00,” jelasnya.

Selain menyerahkan sejumlah dokumen berkas pendaftaran, para pendaftar pun wajib memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditentukan. Di antaranya telah aktif di kepengurusan sepak bla di bawah naungan PSSI sekurang-kurangnya selama lima tahun. ”Hal itu dibuktikan dengan surat keputusan dari anggota PSSI,” jelasnya.

Syarat lainnya, calon harus berdomisili di DIJ dengan dibuktikan dengan kartu tanda penduduk yang dimiliki. Syarat usia yang harus dipenuhi pun harus lebih dari 30 tahun. ”Calon juga harus terbebas dari pelanggaran hukum,” terangnya.
Setelah pengumpulan dokumen pendaftar, penitia pemilihan akan melakukan verifikasi dokumen pada (1-5/3), disusul pengumuman hasil verifikasi pada (6/3) mendatang. ”Bila tidak ada yang memenuhi persyaratan, akan diundur lagi,” jelasnya.

Asprov PSSI DIJ memastikan menggelar KLB pada 24 Maret mendatang. Pelaksanaan KLB di induk organisasi sepak bola DIJ tersebut berdasarkan surat dari PSSI pusat yang mengamanatkan pelaksanaan KLB. Surat tersebut didasarkan pada permohonan 13 pemilik suara, yang menyatakan kepengurusan Asprov PSSI periode 2017-2021 tidak menjalankan roda organisasi dengan baik.
Ketum Asprov PSSI DIJ Bambang Kuncuro tidak mempersoalkan digelarnya KLB yang akan menggantikan dirinya. ”Saya legawa kalau maunya mereka seperti itu,” katanya. (bhn/din/mg4)