PURWOREJO – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Purworejo mengambil peran dalam upaya menangkal peredaran hoaks di Purworejo. Mereka secara rutin melakukan sosialisasi bagi organisasi kepemudaan yang ada di bawah naungannya.  “Hoaks banyak beredar di media sosial. Dan pertumbuhan media sosial di Purworejo cukup banyak,” kata Ketua KNPI Purworejo Muhammad Musyafak saat Sosialisasi Milenial Antihoaks yang diadakan Polres Purworejo dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Purworejo di aula Hotel Ganesha, Jumat (1/3).

Menurut Musyafak, admin media sosial yang berhasil didata mencapai 40. Keberadaan admin ini menjadi perhatian khusus karena sebagian besar mereka berkutat dengan media sosial untuk mencari hiburan atau kesibukan. Terhadap hal ini, dia mengaku telah memberikan berbagai masukan agar admin bisa turut menangkal munculnya hoaks.

Koordinator Mafindo Jogjakarta Ade Intan Christian saat memberikan paparannya mengatakan, hoaks menjadi hal yang selalu muncul saat pemilihan ummum. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat, utamanya pemuda untuk bisa mamahami bahaya bohong itu. “Hoaks bisa mengancam sendi-sendi persatuan dan kesatuan. Setelah paham yang harus dilakukan selanjutnya adalah berani melawan hoaks itu,” kata Ade.

Disebutkan, berdasarkan data yang dimilikinya dari bidang Litbang Mafindo, peredaran hoaks meningkat menjelang pemilu. Sekitar 51 persen di antaranya merupakan hoaks tentang politik. Menyikapi kondisi itu, para pemuda sebagai generasi milenial harus berani mengambil sikap. “Hoaks tidak hanya berdampak untuk satu atau dua tahun, tetapi juga berdampak bagi generasi, bagi sebuah peradaban,” tambahnya.

KBO Sat Intel Polres Purworejo Ipda Irfan Sofan yang mewakili Kapolres AKBP Indra Kurniawan Mangunsong mengungkapkan, situasi menjelang pemilu saat ini akan semakin kurang baik apabila masyarakat tidak dapat menyaring berita-berita yang beredar. Untuk itu, konten berita yang sifatnya provokatif dan hoaks harus diminimalisasi. “Polres mengajak kepada generasi milenial dan organisasi pemuda untuk bersama-sama menjaga Purworejo agar tercipta suasana yang kondusif,” katanya. (udi/laz/mg4)