JOGJA – Perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIJ-2019 masih berlangsung. Kontingen- kontingen saling bersaing untuk menjadi yang terbaik di sejumlah cabang olahraga yang diperlombakan.

Di cabor paling bergengsi, sepak bola akan ditentukan hari ini. Tim sepak bola Sleman harus mampu menyingkirkan Gunungkidul di Stadion Mandala Krida Baru dengan margin gol besar. Tim Popda Sleman di posisi kedua klasmen sementara berpeluang menggusur Bantul yang berada di puncak klasemen. Peluang Sleman, mengalahkan tim Gunungkidul tersebut sangat besar sebab skuad asuhan Warto, tersebut sampai dengan pertandingan ketiga berada juru kunci tanpa mendapatkan poin.

Namun, syarat untuk meraih emas bagi para skuad pelajar Sembada ini tidak mudah. Mereka harus mengalahkan Gunungkidul dengan selisih gol di atas empat. Sebab, skuad Bantul saat ini memiliki profit 4 gol dibandingkan dengan tim Sleman.

Sedangkan di laga kemarin, skuad pelajar Projotamasari tersebut mengalahkan kontingen Kota Jogja dengan skor tipis 1-0.  Gol semata wayang Bantul diciptakan oleh kapten Lutfi Fadholi di menit ke-46. “Kememangan yang cukup berharga dan membuka peluang meraih hasil maksimal,” kata pelatih tim Popda Bantul, Sajuri Sahid.

Di pertandingan lainnya hari ini, Kota Jogja yang tampil di luar ekspektasi pada Popda kali ini akan memperebutkan medali perunggu dengan Kulonprogo. Kedua tim, saat ini memiliki nilai sama 3, dari tiga kali laga dan dua kalah.

Kontingan Popda Sleman tampaknya berpeluang besar menjadi juara umum. Dari update kemarin sore, kontingen Sembada mengumpulkan 45 emas, 39 perak dan 45 perunggu. Di peringkat ke dua ada Bantul dengan 39 emas, 43 perak dan 41 perunggu.

Sedangkan Kota Jogja berada di peringkat ketiga dengan emas 29 , 27 perak dan 38 perunggu. Diikuti Kulonprogo dengan 17 emas, 20 perak dan 28 perunggu. Di posisi buncit ada Gunungkidul dengan 15 emas, 16 perak dan 29 perunggu.

Di hari terakhir, selain sepakbola sejumlah cabor bergengsi juga akan melangsungkan laga penentu. Seperti basket, bola voli, tenis lapangan, tenis meja,  panjat tebing,dan panahan.

Kota Jogja keluar sebagai umum di  cabor bulutangkis. Kota Jogja menyabet tiga emas, satu perak, dan satu perunggu. Di posisi kedua Bantul dengan dua emas dan satu perunggu. Sleman menyabet empat perak. Gunungkidul mendapat lima perunggu dan Kulonprogo tiga perunggu. “Alhamdulillah. Ini melampaui target kami. Target kami hanya dua emas, tepi kali ini meraih tiga,” jelas Rezha selaku pelatih bulutangkis Kota Jogja.

Tiga medali emas disumbangkan Muhammad Robin Bihaqqi di tunggal putra, pasangan Hirnadita Dewi Amalia – Hikmah Mirza Putri di ganda putri, dan pasangan Alvianto Nugroho – Eva Maharani Putri di ganda campuran. (bhn/cr10/din/mg2)