MAGELANG-Akhirnya lima karya peserta lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) 2019 yang diselenggarakan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pemkot Magelang berhak mengikuti lomba Krenova tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kelima peserta tersebut dibagi dalam kategori B dan C atau kreatifitas dan inovasi. Sayangnya, dari karya-karya tersebut ada yang merupakan penemuan baru.

Tercatat, hanya tiga karya yang masuk kategori B dan dua karya ketegori C. Nilai peserta lomba krenova tahun ini sangat ketat. “Ini bukti krenova lebih berkualitas dibanding sebelumnya,” kata Kepala Bidang Pengembangan dan Harmonisasi Inovasi (PHI) Balitbang Pemkot Magelang, Catur Adi Subagyo, Rabu (3/4).

Karya kretaif yang masuk kategori B adalah ‘Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Media Tanam’ karya R Saiful Haq Brata Kusuma dengan nilai 84,38. Kemudian ‘Drying Room’ karya Chamim Susanto (80,54) dan ‘Sampah Sayur Rumah Tangga menjadi Berkah’ karya Nasrul Hidayat Subagyo (80,31). Adapun untuk ketegori C atau inovasi, yakni ‘Tukarsampah.id’ karya Ben Swarna Sugi (79,41) dan ‘Net Desk’ karya Rizaldi Alfian Nur (77,84). “Lima karya yang terpilih merupakan hasil seleksi dari 24 peserta yang masuk ke panitia Krenova 2019. Meski belum memenuhi nilai sempurna minimal 90 (kategori A) namun kelimanya berhak dikirim ke tingkat Jawa Tengah,” tuturnya.

Catur menyebutkan, di tingkat Kota Magelang, tiga karya peserta yang masuk kategori B masing-masing mendapat hadiah uang tunai Rp 5 juta dan piagam penghargaan dari wali Kota Magelang. Sedangkan untuk kategori C masing-masing mendapat hadiah Rp 1,2 juta dan piagam penghargaan. Kelima karya terbaik di tingkat Kota Magelang itu, selanjutnya akan mewakili Kota Magelang ke Krenova 2019 tingkat Provinsi Jateng. “Di tingkat provinsi diambil 30 karya terbaik, yang dibagi 10 pemenang utama, 10 pemenang harapan, dan 10 pemenang favorit,” ungkapnya.

Krenova yang diselenggarakan sejak tahun 2004 itu telah menghasilkan 423 karya. Beberapa karya di antaranya berhasil maju ke tingkat Jateng hingga nasional. Peserta Krenova 2019 berasal dari berbagai kelurahan di Kota Magelang. Kategori yang dilombakan adalah rekayasa teknologi, kerajinan dan industri rumah tangga, energi, kehutanan dan lingkungan hidup, kesehatan, agribisnis dan pangan. “Kategori yang tidak ada pesertanya adalah pendidikan, kelautan dan perikanan serta sosial,” ujar Catur.

Kepala Sub Bidang Penguatan Harmonisasi Balitbang Kota Magelang, Misrun, menambahkan tahun 2018 lalu pihaknya mengirimkan delapan karya dan satu karya di antaranya lolos ke tingkat Provinsi Jateng yakni ‘Alat Panggang Otomatis’. “Karya tersebut kategori C, jadi belum tentu yang kategori di atasnya pasti lolos tingkat Jateng,” jelas Misrun.

Setelah dinyatakan lolos di tingkat provinsi, temuan alat panggang otomatis itu saat ini dalam proses menjadi perusahaan pemula berbadan teknologi startup di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).(dem/din/mg3)