BANTUL – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul kembali menemukan surat suara rusak. Jumlahnya mencapai puluhan ribu.

Ketua Bawaslu Bantul, Harlina mengatakan, temuan tersebut dihitung hingga Kamis(4/4). Rincian surat suara rusak, 888 surat suara DPRI, 3.408 surat suara calon presiden, 8.066 surat suara DPRD Kabupaten, 2.914 DPRD Provinsi, dan 213 surat suara DPD RI.

“Kalau ditotal ada 15.489 surat suara rusak,” kata Harlina

Kerusakan terkait kelayakan surat suara. Surat suara ditemukan sobek, buram, tinta meluber, dan terdapat noktah besar. Hal itu dianggap kerusakan. Harlina berharap persoalan tersebut segera ditangani sebelum pemungutan surat suara.
Mengenai kesiapan Bawaslu Bantul menjelang Pemilu 2019, Harlina menjamin personelnya dapat memantau seluruh proses. Baik sebelum dan sesudah pencoblosan.

Harlina memastikan para petugasnya mampu melakukan tugasnya. Termasuk perihal teknis pengawasan. Dia menjamin netralitas petugas Bawaslu. Bawaslu siap menindak jika pada proses pemilihan suara ada pelanggaran. Pihaknya juga memastikan kesiapan logistik dan tahapan pelaksanaan Pemilu.

Sebelumnya, terkait surat suara yang rusak, Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho mengatakan, pihaknya masih menunggu penggantian surat suara yang rusak tersebut. Menunggu kiriman dari KPU Pusat. Diharapkan surat suara pengganti bisa sampai Bantul tiga hari sebelum pemungutan suara Rabu (17/4). (cr5/iwa/mg3)