SLEMAN – Karyawan PT Prima Orbit Lestari tunggang langgang (4/4). Mereka semburat menyelamatkan diri. Gudang perusahaan yang memproduksi busa spring bed di Dusun Babadan, Purwomartani, Kalasan itu terbakar.

Petugas personalia, Agus mengatakan, tidak mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Saat kejadian, sekitar pukul 11.30 dia mendengar sirine alarm asap berbunyi.

Dia langsung mengecek gudang. Melihat kobaran api. Lantas berusaha memadamkannya. “Rekan-rekan lain juga sudah siap dengan hidran. Namun kobaran api terlalu besar. Sulit dijinakkan,” kata Agus (4/4).

Dia menduga api sulit dipadamkan karena gudang berisi bahan mudah terbakar. Busa kasur dan alat produksi turut terbakar. Tidak ada bahan kimia di dalam gudang tersebut.

“Yang terpenting menyelamatkan karyawan yang ada di sana dulu,” jelas Agus.
Api melahap hampir seluruh bangunan gedung seluas 59×30 meter itu. “Atapnya sebagian runtuh akibat terbakar,” kata Agus.

Mobil pemadam kebakaran (damkar) datang pukul 12.16. Lima unit mobil damkar berupaya memadamkan api. Selama satu jam, api baru bisa dipadamkan. Api tidak menyambar gudang lain.

Kapolsek Kalasan, Kompol Partono mengatakan, belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Pihaknya masih berkoordinasi dengan tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis).

Gedung yang terbakar lokasinya di bagian belakang pabrik. “Total kerugian belum bisa kami taksir,” ujar Partono. (har/iwa/mg3)