JOGJA – Sosoknya tidak asing lagi bagi warga Kecamatan Ngampilan. Bukan hanya sekadar jabatan strategisnya sebagai Kapolsek tapi juga perannya dalam lingkungan masyarakat. Bagaimana dia merangkul seluruh golongan untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif.

Perwira menengah satu melati ini memang terkenal akan kepribadiannya. Selain tegas dia juga terkenal sebagai polisi yang ramah. Baik itu kepada tokoh-tokoh masyarakat hingga ke akar rumput.

“Wilayah Ngampilan itu terkenal memiliki nilai lebih. Potensi terjadi kerusuhan itu pasti ada. Cara mengantisipasi tentu dengan pendekatan langsung ke masyarakat,” jelasnya ditemui di Mapolsek Ngampilan, Kamis (4/4).

Perkataan perempuan paro baya ini bukan isapan jempol. Beberapa kali dia menerapkan aturan tegas. Terutama bagi warga yang melanggar aturan dan norma masyarakat. Tidak hanya teguran lisan, Kusila juga tak segan menjerat dengan hukuman badan.

“Saya menganggap itu sebagai pembinaan agar masyarakat sadar ada konsekuensi hukum dari semua tindakan. Imbasnya setelah bebas mereka memahami dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” ujar perempuan kelahiran Sanden Bantul 20 November 1963 ini.

Dia juga mendorong agar seluruh anggotanya membumi. Tetap bertugas sebagai seorang polisi namun menjalin kedekatan. Aksi ini juga merupakan tindakan preemtif dan preventif dalam bertugas. Terutama mewujudkan suasana humanis tanpa menanggalkan tugas keseharian.

“Tanamkan knowledge, attitude dan skill. Mampu menempatkan diri dengan hati. Beri pemahamanan karena memang belum semua warga paham akan hukum,” kata sulung lima bersaudara ini.

Profesi seorang polisi seakan sudah menjadi jalan hidupnya. Prestasi lainnya, Kusilah sangat menguasai teknik bela diri Judo. Tidak terhitung beberapa kali dia mengikuti kejuaraan. Bahkan dia juga sempat menjadi instruktur dan tenaga pengajar.

“Dulu sempat ikut kejuaraan sirkuit beladiri se Jawa Bali pada medio 1997an. Pernah mendapatkan medali perak. Pernah juga menjadi instruktur untuk bintara. Memang sudah mendalami karena sudah terlatih sejak masih usia anak-anak,” ujarnya. (pra/by)