MAGELANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Magelang saat ini dibingungkan dengan kemunculan sejumlah banner bermuatan kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden di beberapa titik. Banner itu cukup banyak di sekitar Gedung Tri Bhakti, yang akhir pekan lalu digunakan untuk kampanye pasangan calon nomor urut 02. Persoalan karena banner yang terbuat dari bahan bekas pembungkus semen itu meski berisi kampanye, tetapi tidak termasuk alat peraga kampanye (APK).

“Meski ada unsur ajakan untuk memilih, banner itu bukanlah APK. APK itu desainnya sudah dilaporkan KPU. Bahan dan ukurannya pun sudah disesuaikan. Kalau seperti itu bukan APK,” kata Ketua Bawaslu Kota Magelang Endang Sri Rahayu kemarin.

Perempuan yang akrab disapa Yayuk ini mengaku hanya bisa melakukan pengawasan, tetapi tidak bisa banyak berbuat. Pendataan di titik mana banner itu terpasang sudah dilakukan. Koordinasi intens pun akan dilakukan dengan segera terhadap jajaran Satpol PP Kota Magelang maupun pihak yang berwenang lainnya. “Yang jelas itu menjadi masukan bagi kami. Soal penertiban, kami tidak ada wewenang di luar APK,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Magelang Singgih Indri Pranggana menjelaskan, terkait adanya indikasi kampanye, spanduk apapun maka kewenangan formatifnya berada di tangan penyelenggara pemilu, yaitu KPU maupun Bawaslu.“Mestinya merujuk pada normatifnya batasan APK, dan yang mengetahui adalah Bawaslu dan KPU. Kalau itu menyangkut pelanggaran peraturan daerah (Perda), artinya tidak ada unsur kampanye, maka Satpol PP. Sebaliknya kalau ada unsur kampanye, maka koordinasi antara KPU dan Bawaslu nanti yang menentukan,” jelasnya.

Singgih mengaku siap jika diminta menggelar koordinasi dengan Bawaslu dan KPU perihal pemasangan spanduk berbahan karung bekas itu di sejumlah titik di Kota Magelang. “Kami tetap melakukan patroli dan bila berada di zona terlarang, maka bisa saja diturunkan atas rekomendasi KPU dan Bawaslu,” ujarnya.

Seperti diketahui, banner itu terpampang di beberapa titik di Kota Magelang. Pemandangan ini terlihat di Jalan Jenderal Sudirman, Magelang Selatan, Senin (8/4). Ada dua spanduk yang letaknya berada di samping persis alat peraga kampanye (APK) pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01. (dem/laz/mg4)