JOGJA – Zona kebaikan air di Taman Pintar sudah selesai diperbaiki. Bekerjasama dengan Danone Aqua melakukan beberapa inovasi. Mulai perubahan seputar hidrasi dan kemanfaatan air sebagai sumber kehidupan ditampilkan secara lengkap dan lebih interaktif.

Kepala Bidang Taman Pintar Afia Rosiana mengatakan, sejak dibuka pada 2013 zona kebaikan air menjadi salah satu wahana edukatif favorit. Jika tadinya zona ini hanya menyuguhkan konten tentang sumber air, kini pengunjung bisa lebih detail mengetahui manfaat air bagi manusia. Juga memilih menjaga dan merawat air dengan baik dan benar. “Bahkan pengunjung juga dapat mengetahui bagaimana pengelolaan plastik sebagai upaya menjaga lingkungan,” katanya di sela peresmian Senin (8/4).

Total ada tujuh wahana edukasi yang dihadirkan. Mulai dari area edukasi pijar atau pilih, jaga, dan rawat, yang memberikan pengetahuan bagaimana menjaga kuantitas dan kualitas air, area lapisan tanah, lapisan kedap air dan air tanah dalam, area edukasi sumber air, area gerakan Amir atau ayo minum air. “Juga edukasi pentingnya menjaga hidrasi dan fungsi mineral dalam tubuh, dan area bijak berplastik,” ujar Marketing Manager PT. Tirta Investama Danone Aqua Jeffri Ricardo.

Untuk area bijak plastik sendiri, lanjut dia, adalah bentuk inisiatif Danone dalam mengurangi penggunaan plastik. Sejak 1993 pihaknya telah mengumpulkan 12 ribu ton plastik setiap tahun untuk di daur ulang. “Gerakan ini terfokus pada tiga hal, pendidikan, inovasi kemasan produk, dan pengembangan infrastuktur pengumpulan sampah,” tuturnya.

Afia menambahkan, apa yang menjadi fokus Danone ini selaras dengan misi Taman Pintar yang telah menerapkan integrated eco management. Pelaksanaanya terbagi menjadi tiga, konservasi air, konservasi energi listrik, dan sampah mandiri.  “Untuk konservasi air kami mencoba melakukan penghematan pemanfaatan air dalam kehidupan sehari- hari. Implementasinya sudah di terapkan di area masjid khususnya untuk air wudhu,” katanya.

Dalam sehari, penggunaan air wudhu masjid bisa mencapai 60 ribu liter per hari. Agar hemat, pihaknya kemudian memasang filtrasi yang fungsinya untuk memyaring air wudhu untuk digunakan kembali. (sce/met/cr8/pra/mg1)