GUNUNGKIDUL – Selama kampanye terbuka ini tak hanya motor dengan knalpot blombongan yang menjadi sasaran Kepolisian. Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Gunungkidul juga menggencarkan razia minuman beralkohol (mihol).

Kasat Narkoba Polres Gunungkidul, AKP Tri Wibowo mengatakan, razia dilakukan untuk menjauhkan pesta demokrasi dari aktifitas negatif. Hasilnya, dalam kegiatan cipta kondisi tersebut petugas berhasil mengamankan ratusan mihol siap edar.

“Sasaran operasi di seputaran Kota Wonosari hingga kawasan Ponjong dan Karangmojo,” kata Tri Wibowo Rabu(10/4).

Dalam razia ini, polisi mengamankan mihol siap edar dengan rincian 30 botol anggur merah, 21 botol anggur kolesom dan satu botol ciu siap jual di wilayah Kecamatan Semanu. Sedang di wilayah Ponjong, polisi mengamankan 27 botol anggur kolesom, delapan botol anggur merah dan tujuh botol beer prost.

“Minuman beralkohol disita dari pedagang karena tidak bisa menunjukan izin penjualan,” ujarnya.

Mantan Kapolsek Ngawen itu menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen menyelesaikan kasus peredaran mihol tanpa izin sehingga memberikan efek jera. Dalam pengungkapan kasus mihol mereka kemudian diproses hukum.

Sementara itu, Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady mengatakan, razia mihol dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pemilu. Karena diakui, peredaran mihol juga memicu gangguan kemanan sehingga dapat menimbulkan keresahan di masyrakat.

“Partisipasi dari masyarakat untuk menjaga kamtibmas sehingga pelaksanaan pemilu sampai tahap pencoblosan hingga rekapitulasi suara berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” kata Ahmad Fuady. (gun/pra/mg3)