KULONPROGO – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIJ dan Komisi D DPRD DIJ kembali menggelaracara bedah buku di Balai Desa Bumirejo, Kecamatan Lendah, Kulonprogo, Jumat (12/4). Kali ini buku yang dibedah berjudul ‘Beternak Itik Tanpa Bau Tanpa Angon’, karya Norbertus Kalek.

Anggota Komisi D DPRD DIJ, Soleh Wibowo menegaskan, melalui kegiatan bedah buku tersebut diharapkan masyarakat bisa mengambil sisi positifnya. Yaitu mereka bisa termotivasi untuk membaca dan menyerap ilmu dari buku yang ada.

“Buku ini salah satu media yang tepat untuk meningkatkan wawasan yakni membaca, termasuk buku beternak bebek ini. Setelah membaca menyerap ilmunya diterapkan berhasil perekonomian warga menjadi meningkat,” tuturnya.

Menurut dia, Jogjakarta sudah terlalu identik sebagai kota pelajar, tentunya juga harus diimbangu budaya masyarakatnya yang juga gemar membaca. Terkiat buku-buku yang dibedah dalam program ini yakni buku praktis. Sehingga tidak saja memacu minat baca tetapi juga menambah peluang usaha bagi masyarakat.

Soleh menilai, potensi itik di Kecamatan Lendah sangat bagus. Di sana, lanjut dia, sedikit banyak ada usaha itik tradisional. “Setelah membaca buku ini mereka akan lebih profesional dalam membudidayakan itik, taraf hidup Mereka secara otomatis akan meningkat,” ujarnya.

Kepala Seksi Pengembangan Minat dan Budaya Baca, DPAD DIJ, Aris Wiryanto menambahkan, bedah buku kali ini merupakan bedah buku yang ke 55 dari 60 kegiatan yang direncanakan selama 2019 ini. Tujuannya menumbuhkan minat baca masyarakat, karena dengan gemar membaca buku maka wawasan menjadi luas dan bisa terinspirasi dari buku yang dibaca.

“Buku yang dibedah dalam setiap kesempatan juga disesuaikan dengan keinginan desa yang ketempatan. Seperti buku kali ini kita bedah buku ternak Itik. Diharapkan peserta bisa semakin menikmati untungnya membaca buku dan bisa menyerap ilmu beternak itik,” katanya. (tom/pra/mg1)