JOGJA – Salah satu kiat mempertahankan suatu bisnis adalah menjaga kualitas usaha tersebut. Pesan itu disampaikan Anggota Komisi D DPRD DIY Nurjanah saat acara bedah buku bertajuk 101 Bisnis Laris Manis Modal Di Bawah 10 Juta di Balai Serbaguna Bener, Tegalrejo, Jogja, Jumat (12/4).

“Menjaga mutu membuat usaha terus berjalan. Tak perlu mencari untung banyak, kecil tak masalah kalau terus-menerus hasilnya akan maksimal,” jelas Nurjanah di depan puluhan peserta bedah buku yang diadakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY.

Menurut dia, dengan mempelajari buku karya Yudha Satria tersebut warga bisa menentukan bisnis apa yang sesuai dengan hobi dan bakatnya masing-masing.
“Kalau masih baru memang agak susah. Memulai saja dulu apalagi modalnya tidak terlalu banyak. Manfaatkan segala fasilitas dari pemerintah maupun lainnya. Misalnya seperti menggunakan media sosial,” ungkapnya.

Nurjanah menyebutkan, dengan banyaknya warga masyarakat yang mememulai dan mengembangkan usaha akan membantu menurunkan angka kemiskinan di DIY yang dinilai masih cukup tinggi. Membuka bisnis dapat mengurangi pengangguran karena merekrut tenaga kerja.

Perwakilan penerbit Diva Press Desy Wijaya mengungkapkan, ada berbagai pilihan bisnis yang mudah dikerjakan. Modalnya juga ringan. Contohnya usaha gorengan, warung tenda pecel lele, soto kudus dan jajanan pasar. Juga budi daya tanaman hias, barbershop (potong rambut) dan lainnya.

“Ibu-ibu dan bapak-bapak bisa menentukan jenis usaha apa yang akan dijalankan. Tentukan target konsumen, siapkan modal dan pilih lokasi strategis,” papar Desy menjelaskan kunci sukses memulai bisnis.

Kepala Seksi Pengembangan Minat Dan Budaya Baca DPAD DIY Mintardi menambahkan, bedah buku ini memasuki putaran ke-52. Dia berharap kegiatan tersebut bisa memberikan manfaat bagi warga setempat. “Ini investasi pengetahuan tentang bisnis sekaligus meningkatkan minat baca di masyarakat,” harapnya. (ita/kus/mg3)