JOGJA – Tim Debating Community Universitas Ahmad Dahlan (Deco UAD) dinobatkan menjadi juara pertama pada kompetisi debat Bahasa Indonesia pekan keilmuan sosial dan politik (PKSP) 2019. Tidak main-main, tim Deco UAD yang terdiri dari Erlina Nur Aini, Mauludin, dan Anisa Rizky Nola Nursagi berhasil mengalahkan Tim UGM pada Grandfinal di Kampus UMY, Sabtu-Minggu (13-14/4).

Ketua Tim Deco UAD Erlina Nur Aini mengungkapkan rasa bangganya bisa meraih juara pertama mengungguli Tim UGM saat grandfinal walaupun sempat kalah di babak penyisihan dari tim yang sama. “Saat ini kami sedang mempersiapkan diri mengikuti seleksi kompetisi untuk tingkat nasional di LLDikti Wilayah V Yogyakarta, Selasa-Kamis (23-25/4) mendatang,” jelasnya saat jumpa pers di Kampus 1 UAD Jalan Kapas Nomor 9 Jogja, Senin (15/4).

Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Dr. H. Dedi Pramono, M.Hum mengapresiasi tim Deco UAD yang mengukir prestasi di tiga kompetisi lain yakni 2nd Runner Up dalam National English Education Debate (NEED) di UMY yang diikuti 20 PT se-Indonesia awal Januari lalu. Selanjutnya Juara I Annual Saed National Competition 2019 di UIN Gunungjati Bandung (30/3-4/4) yang diikuti 20 tim se-Indonesia. Kemudian 1st Runner Up dalam National University Debating Championship (NUDC) 2019 tingkat LLDikti (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi) Wilayah V Yogyakarta (8-10/4) yang diikuti 44 tim.

Delapan tim terbaik berhak melaju ke tingkat nasional di Surabaya (19-21/7) yang sekaligus seleksi untuk tingkat internasional yang akan dilangsungkan di Thailand Kepala Bidang Pengembangan Kemahasiswaan Dan Alumni BIMAWA Danang Sukantar, M.Pd. meyakinkan bahwa UAD konsisten mendukung mahasiswanya yang ingin berprestasi. Untuk berlaga di kancah internasional harus memiliki mental juara dan semangat juang yang pantang menyerah. “Untuk berprestasi harus berjenjang, di tingkat provinsi dulu, selanjutnya nasional, baru kemudian terjun ke kancah internasional,” paparnya. (a11/pra/mg4)