PURWOREJO – Anak-anak muda yang baru sekolah belum banyak memanfaatkan peluang terbuka di dunia milenial. Mereka masih sibuk mencari bursa kerja untuk bisa mendekasikan waktu dan tenaganya.

Seiring reolusi industri 4.0, fungsi manusia sebagai pekerja makin berkurang karena terus digantikan dengan sistem ataupun mesin. Menyikapi hal ini, seharusnya generasi muda harus bisa melihat realita di lapangan dan mencoba mengarahkannya ke sesuatu yang bersifat industri kreatif mandiri.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Purworejo Gathot Suprapto di sela kegiatan job fair di Aula SMKN 1 Purworejo, Senin (22/4). Kegiatan itu rencananya digelar selama dua  hari, di mana melibatkan 25 vendor dengan peluang kerja mencapai 4.000 orang.

“Dalam dunia kerja pun, anak-anak yang lepas sekolah sebenarnya belum siap memasuki dunia kerja. Di lapangan yang terjadi, mereka pun mendapatkan posisi yang tidak sama dengan latar belakang pendidikannya,” ujar Gathot.

Ia tidak sepenuhnya menyalahkan langkah anak-anak tersebut. Karena itu menjadi pengalaman mereka memasuki dunia kerja. Dalam perjalanannya nanti pun, mereka akan paham dan berusaha mencari pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya.

“Job fair yang kami adakan memang membuka kesepatan untuk mencari pekerjaan. Dan dari tahun ke tahun peminatnya cukup besar, ini menunjukkan jika anak-anak itu serius mencari penghidupannya,” imbuh Gathot.

Dunia usaha online yang menggejala belakangan ini, lanjut Gathot, memang tidak secara khusus menjadi tanggung jawabnya. Dia menyebut  pelaku usaha itu di bawah pembinaan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan.

Meski demikian pihaknya tetap turut ambil bagian. Setidaknya ada pembinaan yang diberikan kepada pelaku usah online untuk memantapkan pengetahuannya. “Kami punya pelatihan online berupa bisnis manajemen. Sasarannya para pelaku usaha online,” tambahnya.

Dalam job fair itu sendiri, vendor yang turut serta berasal dari Jakarta, Boyolali, Semarang, Bantul, Purworejo dan wilayah lain. Adapun posisi yang ditawarkan mulai dari operator hingga manajer di berbagai tempat. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Yuli Hastuti dan didampingi beberapa unsur yang terkait. (udi/laz/er)