JOGJA – Membawa diri menjadi personal yang baik tentu sangat diperlukan, terlebih jika akan memasuki dunia kerja. Selain cerdas, memiliki sopan santun, seseorang dituntut untuk berpenampilan menarik, cantik, dan menawan.

Konsep inilah yang diangkat Wardah Bright Day yang digelar di SMKN 1 Jogja, Selasa (23/4). Mengusung tema ‘Personal branding’, event ini menghadirkan
Public Speaking Gideon Surya Pratama dan Bussines Development Manager PT Paragon Technologi Dina Nilam Wulandari sebagai pembicara.

Berbeda dengan acara sebelumnya, topik yang diangkat kali ini lebih pada pembekalan kepada siswa. Personal branding adalah sebuah konsep bagaimana seseorang dapat membawakan dirinya sendiri menjadi sosok yang baik. “Contoh artis- artis yang kalian lihat di televisi mengapa mereka terlihat cantik, elegan, dan kadang berkelas. Itu karena mereka memperlihatkan kelebihan personalnya, apakah wajahnya, kecerdasannya, atau keanggunannya,” ujar Dina.

Menurut dia,  cantik itu bukan hal utama. Tetapi cantik itu perlu diperlihatkan untuk mendukung pembawaan personal. Apalagi jika sudah bekerja. Tentu ini menjadi sangat penting. “Itulah sebabnya kami mengadakan acara ini disini. Selain pesertanya adalah siswa yang sebentar lagi memasuki dunia kerja, juga sebagai bagian dari kampanye Wardah untuk memperkuat brand awareness-nya,” ucapnya.

Alasan kegiatan ini digelar di SMKN 1 Jogja karena selain mitra juga karena predikat sekolah ini sebagai sekolah kejuruan terbaik.”Kerjasama antara Wardah dan SMKN1 ini sudah terjalin sejak lama. Adapun bentuk kerja samanya, menyaluran SDM seperti PKL dan rekruitmen kepegawaian” ujarnya.

Di kesempatan yang sama Wardah juga memberikan beasiswa kepada 20 siswa- siswi SMKN1 Jogja. Pemberian beasiswa dibagi dalam dua kategori, beasiswa prestasi dan pemberdayaan. Beasiswa prestasi diberikan kepada 10 siswa yang memiliki prestasi akademik sedangkan pemberdayaan diberikan untuk anak- anak kurang mampu.

“Total beasiswa yang kami berikan adalah Rp30 juta. Beasiswa ini kami berikan selama satu semester yang mana masing- masing anak akan mendapatkan Rp1,5 juta,” kata Human Capital Officer PT Paragon Technologi Susana Kusuma. (*/met/pra/er)