MAGELANG – Potensi pasar yang besar dari kalangan komunitas membuat  PT Smartfren Telecom Tbk meluncurkan Smartfren Community area Magelang. Wilayah ini menjadi Smartfren Community ke-28 dari target 50 hingga akhir 2018 ini. Acara diadakan di Kebon Resto Magelang, dihadiri kalangan bloger, wirausaha, akademisi hingga mahasiswa.

“Launching Smartfren Community Magelang ini tidak lepas sudah adanya Komunitas Wirausaha Magelang di mana mereka kebanyakan dari kalangan UMKM, bloger, akademisi hingga mahasiswa. Bahkan tidak hanya beranggotakan komunitas dari Magelang, tetapi juga hingga Temanggung, bahkan Pekalongan,”  kata Community Development Smartfren Dian Alfonsa Yosephina kemarin.

Menurut Dian, merupakan ajakan bagi komunitas-komunitas yang ada agar dapat memanfaatkan jaringan 4G LTE dan kuota besar yang disediakan Smartfren. Sehingga lebih bisa berekspresi mulai dari eksis di sosial media, streaming melihat video tutorial mengembangkan diri sesuai minatnya masing masing, hingga bermain game. Sisi lain, para anggota komunitas juga bisa berbisnis dan langsung menghasilkan uang.

“Tiap daerah, Smartfren Community ini memiliki leader-nya masing-masing yang berperan penting untuk membuat suatu kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat. Untuk Magelang, terpilih Khairunnisa Aisya untuk Leader Smartfren Community,” tuturnya.

Pendiri Komunitas Wirausaha Magelang menyambut baik niatan Smartfren untuk menggandeng komunitas-komunitas yang ada di Magelang untuk maju bersama. Pria yang banyak bergerak di dunia pariwisata ini mengaku sangat tertolong dengan keberadaan Smartfren di wilayahnya

“Yang jelas produk Smartfren yang sudah semuanya 4G ini membuat bisnis digital kami lebih tertolong. Di komunitas ini ada yang bergerak di bidang perkopian, peternak ayam, perajin, transportasi bahkan pariwisata, seperti saya ini. Kami menjadi tidak takut untuk lebih cerdas dan kreatif di dunia digital,” ungkapnya.

Ditambahkan Antonius Priantoro dari New Bisnis Development Smartfren, pihaknya mempunyai banyak produk. Hal ini sangat memungkinkan para anggota komunitas untuk mengakses aplikasi Smartfren dan kemudian mendapat nilai tambah. Di mana nilai tambah itu langsung bisa diuangkan atau berwujud uang.

Smartfren Community saat ini sudah hadir di 28 kota di seluruh Indonesia dengan jumlah anggota lebih dari 50 ribu orang di berbagai channel komunikasi online dan offline. Untuk Jogja dan sekitarnya, Smartfren Community sudah diluncurkan sejak 2016. Bahkan beberapa hari lalu, komunitas ini melakukan gathering.  (dem/laz/by)