SLEMAN – Alokasi kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sleman 50 kursi. Setiap daerah pemilihan (dapil) memiliki alokasi kursi yang bervariasi. Di angka tujuh hingga sembilan kursi.

Namun, setiap calon legislatif (caleg) untuk memperoleh jatah kursi di parlemen harus bersaing ketat. Apalagi, pemilihan legislatif kali ini menggunakan metode Sainte Lague. Lantaran metode yang diperkenalkan ahli matematika dari Prancis dianggap menguntung partai politik (parpol) besar.

”Sangat berpengaruh. Terutama jika target perolehan kursi (di satu dapil) lebih dari satu,” jelas politikus PDI Perjuangan Danang Maharsa saat dihubungi, Rabu (24/4).

Berpengaruhnya metode ini terletak pada pembagian bilangan. Untuk menghitung kursi, perolehan suara caleg dan parpol dibagi dengan bilangan ganjil. Yakni, 1,3,5 dan seterusnya. Kendati begitu, Danang merasa penerapan metode ini cukup menguntungkan partainya. Lantaran perolehan suara di tiap dapil meningkat.

”Jadi mungkin kursi bisa nambah. Namun belum bisa memastikan, itu hanya hitungan internal partai,” bebernya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris DPD PAN Sleman Arif Kurniawan. Menurutnya, sistem ini bagai dua sisi mata pisau. Jika suara partai bisa maksimal, maka perolehan kursi juga bakal berbanding lurus.

“Tapi kalau perolehan suara tiap dapil nanggung ya kemungkinan hanya mendapatkan satu kursi,” katanya.

Dengan sistem penghitungan ini, kata Arif, juga akan menguntungkan partai di posisi bawah. Sebab, bisa saja partai di posisi bawah mendapatkan kursi karena jumlah total suara yang didapat hanya dibagi satu.

“Jadi ini kalau suaranya tidak maksimal ya percuma,” keluhnya.

Lain halnya dengan Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sleman Yani Fathu Rahman. Menurutnya, sistem ini tidak berpengaruh banyak terhadap perolehan kursi PKS. Meski begitu, dia optimistis PKS dapat mengamankan 6 kursi di parlemen.

“Pokoknya sudah aman enam kursi,” kata politisi asal Cangkringan itu.

Sementara itu, Ketua DPD Nasdem Sleman Surana mengatakan, jika penghitungan dengan metode Sainte Lague murni sangat berpengaruh terhadap jumlah kursi yang didapat di tiap dapil. Sebab, untuk bisa memastikan diri agar bisa memperoleh lebih dari satu kursi harus melihat perolehan suara dari partai lain.

“Kalau dengan sistem ini, saya prediksi partai-partai besar yang diuntungkan,” katanya.

Hingga saat ini, berdasarkan hitung-hitungan internalnya Partai Nasdem Sleman baru memastikan tiga kursi. Yaitu di dapil 3, dapil 5 dan dapil 6. “Sisanya kami masih menunggu hitung-hitungan dari KPU,” bebernya. (har/zam/rg)