JOGJA – Biddokes Polda DIY melakukan pemeriksaan kesehatan tahap I seleksi calon Tamtama Polri T.A. 2019 Panda DIY, di Gedung Serbaguna Polda DIY, Selasa (23/4).  Pelaksanaan kegiatan ini diawasi oleh pengawas eksternal dari IDI DIY, pengawas internal dari Itwasda Polda DIY dan Bidpropam Polda DIY.

Pemeriksaan kesehatan ini meliputi TB/BB, ND/TD, visus, buta warna, gigi, THT, dan fisik.  Setelah tahapan ini selesai, dilanjutkan dengan input data dan pengumuman hasil pemeriksaan. Adapun peserta yang memenuhi syarat sebanyak 32 dari 48 peserta yang hadir. Sedangkan untuk Tamtama Polair ada dua peserta yang tidak memenuhi syarat.

Pemeriksaan kesehatan ini merupakan rangkaian seleksi sejak dibuka pendaftaran 5 Maret-22 Maret. Setelah melakukan registrasi dan verifikasi dilanjutkan dengan tahap-tahapan seleksi. Penerimaan Polri dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), serta tidak dipungut biaya.

Ya, Kepolisian Daerah (Polda) DIY bertekad mewujudkan penerimaan anggota Polri 2019 ini dengan bersih dan transparan. Komitmen itu disampaikan Kapolda DIY Irjen Pol Drs Ahmad Dofiri MSi dalam penandatanganan pakta integritas on the road Penerimaan Anggota Polri di halaman parkir Stadion Maguwoharjo, Minggu (24/3) lalu.”Saya tegaskan, penerimaan anggota harus dengan prinisp bersih, objektif, transparan, dan akuntabel. Clear and clean,’’ tegasnya.

Menurutnya, penerimaan anggota menjadi instrument penting untuk manajemen sumber daya manusia (SDM). Sebab, mereka yang akan diterima inilah yang akan menjadi bagian meneruskan masa depan Polri 30 tahun mendatang. Jadi, keunggulan organisasi Polri akan sangat tergantung dari keunggulan SDM yang dimiliki.”Sehingga memang diperlukan keseriusan bersama dalam proses seleksi,’’ tegasnya.

Nah, melalui pakta integritas ini, kapolda mengajak semua pihak untuk tidak melakukan penyimpangan. Sebab, jika dilakukan akan merusak citra Polri. Karena itu, sistem penerimaan telah dibuat untuk mencegah terjadinya praktik kecurangan dan penyimpangan. ”Kami juga menugaskan pengawasan internal dari Irwas Polda DIY,’’ jelasnya. (dwi/din/zl)