BANTUL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul enggan meladeni ancaman somasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul. Komisioner KPU Bantul Bidang Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat Musnif Istiqomah mengatakan, lembaganya tak ingin persoalan dengan Bawaslu berlarut-larut.

”Kami saat ini fokus dengan penyelenggaraan PSU (pemungutan suara ulang),” dalih Musnif di kantornya, Kamis (25/4).

Bawaslu dan KPU sebelumnya saling tuding terkait penyebab PSU di 11 TPS (tempat pemungutan suara) di Kabupaten Bantul. KPU menuding pengawas TPS yang membuat pemilih dari luar daerah tanpa formulir A5 bisa mencoblos.

KPU juga menganggap pemberitahuan rekomendasi PSU yang dilayangkan Bawaslu mepet, sehingga memberatkan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

Ketua Bawaslu Bantul Harlina menilai, tudingan KPU menyudutkan Bawaslu. Dari itu, Bawaslu berencana melayangkan somasi. (cr5/zam/by)