BANTUL – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati menggelar doa bersama dan salawat untuk keselamatan bangsa, Rabu malam (24/4). Kegiatan tersebut menyambut Ramadan.

Juga sebagai rasa syukur Pemilu berlangsung lancer. Acara diisi tausiyah KH Ahmad Muwafiq. Dihadiri Bupati Bantul Suharsono, Wabup Bantul Abdul Halim Muslih, Forkompinda, dan masyarakat.

”Kami berharap Indonesia terus diberi keselamatan,” kata Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Panembahan Senopati Dr Atthobari.

Suharsono berharap acara itu menjadi sarana meningkatkan takwa. Dia mengapreasi warga Bantul yang menyukseskan Pemilu.

”Walaupun Pemilu menguras tenaga, hendaknya hasilnya dihormati. Tujuannya, agar NKRI tetap kokoh,” kata Suharsono.

Dia mengimbau masyarakat bersatu. Menjaga kerukunan. Meski beda pilihan, siapapun pemimpinnya, tujuannya sama, memajukan bangsa.

”Yang menang tidak boleh sombong. Yang kalah harus legawa,” kata Suharsono.

Muwafiq menggambarkan Indonesia memiliki keberagaman. Dari kebudayaan, agama, kepercayaan, maupun bahasa. Perbedaan itu harus dihormati. Toleransi harus dipupuk agar tercipta kedamaian.

‘’Generasi muda harus turut menjaga kesatuan bangsa,’’ kata Muwafiq. (cr6/iwa/er)