PURWOREJO –  Perolehan kategori B bernilai 61.08 dengan interpretasi baik dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2018 belum memuaskan Bupati Agus Bastian. Dia meminta seluruh pimpinan OPD menindaklanjuti laporan hasil pemeriksaan yang dilakukan BPK RI, BPKP, Inspektorat Provinsi, maupun Inspektorat Kabupaten Purworejo, agar bisa mendapatkan kategori A dalam penilaian yang sama di tahun 2019 ini.

Hal itu disampaikan bupati saat membuka Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) bertajuk “Pemkab Purworejo Menuju SAKIP dengan Predikat A” yang digelar Inspektorat Kabupaten Purworejo di Pendopo Kabupaten. Melalui sambutan yang dibacakan Sekda Said Romadhon, bupati menyebut beberapa hasil evaluasi SAKIP 2018 dari Menpan.

“Ada beberapa catatan dari capaian SAKIP tahun 2018 seperti OPD yang IKU-nya belum mencakup seluruh kinerja. Laporan kinerja juga masih perlu disempurnakan,” kata Said.

Lebih jauh dikatakan, ada pencapaian sasaran strategis masih belum sepenuhnya didukung dengan pemilihan program dan kegiatan yang relevan, sehingga masih dijumpai program dan kegiatan yang tidak efisien dan tidak efektif. Juga diperlukan evaluasi atas program yang dilakukan baru sebatas pelaksanaan program penyerapan anggaran, belum kepada hasil program, sehingga masih dijumpai ketidakselarasan antara kegiatan hasil program serta peran serta yang diemban oleh perangkat daerah.

“Melalui Larwasda ini diharapkan semua pimpinan perangkat daerah tahu akan peran dan fungsinya dalam pelaksanaan SAKIP di perangkat daerah masing masing dan untuk kepentingan SAKIP kabupaten,” tandasnya.

Inspektur Kabupaten Purworejo Achmad Kurniawan Kadir menyebut,  Larwasda dimaksudkan untuk memaparkan hasil pengawasan aparat pengawasan internal pemkab. Tujuannya penegasan kebijakan pengawasan, evaluasi kelemahan pelaksanaan kegiatan dan membangun sinergitas pelaksanaan SAKIP antar-OPD dalam rangka meningkatkan kinerja pemkab.

“Hasil peniliaan SAKIP tahun 2018 ini belum keluar, mudah-mudahan bisa predikat BB dan tahun 2019 ini target predikat A tercapai,” kata Kurniawan.

Gelar pengawasan daerah diikuti seluruh kepala OPD beserta sekretarisnya. Menghadirkan tiga narasumber yaitu Agus Uji Hantara dari Kemenpan RB, Tavip Agus Rayanto dari Pemprov DIJ, dan Hendri Santosa, Inspektur Provinsi Jateng. (udi/laz/zl)