BANTUL – Kebersihan Pantai Parangkusumo masih menjadi perhatian sejumlah pihak. Kali ini dari perguruan tinggi dan pekerja teknologi informasi (TI). Minggu (28/4) mahasiswa Universitas Amikom dan pekerja TI yang tergabung dalam Niagahoster menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Parangkusumo.

Public Relations Officer Niagahoster Elisabeth Winda Alfanisa mengaku sengaja memilih Pantai Parangkusumo. Lantaran kondisi kebersihan pantai yang terletak di barat Pantai Parangtritis itu masih minim perhatian.

”Terutama dari pemerintah,” jelas Winda di sela aksi.

Aksi ini, kata Winda, untuk memperingati hari bumi. Juga sekaligus untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli dengan kondisi lingkungan. Terutama, laut.

”Contohnya, ada paus yang terdampar dan ditemukan dalam perutnya banyak sekali sampah. Lalu banyak laut yang sudah tercemar,” katanya.

Winda mengatakan, aksi bersih-bersih ini dikemas dengan bentuk trashbag challenge. Yaitu, gerakan peduli lingkungan yang digaungkan di berbagai negara.

”Jadi, kami ingin mengampayekan kepada semua orang, walau kamu banyak bekerja di depan computer, kami tetap bisa peduli lingkungan. Kami ingin memopulerkan trashbag challengge di Indonesia,” ujarnya. (cr5/zam/zl)