KULONPROGO – Kepedulian warga tehadap lansia yang tinggal sendirian perlu ditingkatkan. Jangan sampai seperti Tri Harjono, yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Dusun Pulo, Desa Gulurejo, Kecamatan Lendah, Selasa malam (30/4). Kakek yanng hidup sebatang kara ini ditemukan dengan kondisi mengenaskan, sudah membusuk dan menguarkan bau menyengat.

Jasad kakek 85 tahun itu, kali pertama ditemukan Udin yang hendak berkunjung ke rumah korban sekitar pukul 18.00. Ia berniat mengirim makanan untuk diberikan kepada kakek Tri yang hidup sendiri pasca-ditinggal anak-anaknya merantau. Namun saat akan masuk ke rumah, seluruh pintu dalam kondisi terkunci.

Udin sempat mencoba memanggil korban agar membukakan pintu. Namun beberapa kali dipanggil yang bersangkutan tak menjawab. Karena curiga, Udin meminta tolong kerabat Tri yang juga tinggal di wilayah Dusun Pulo untuk membantu membukakan pintu rumah guna memastikan kondisi Tri.

“Pintu akhirnya didobrak, pas masuk Mbah Tri ternyata sudah meninggal dunia dan dalam kondisi berbau serta tubuhnya bengkak,” ucap Udin, Rabu (1/5).

Kapolsek Lendah, AKP Sutarno menyatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, korban meninggal diduga karena sakit yang diakibatkan faktor usia. Diprekirakan korban telah meninggal sejak dua hari belakangan. Sebelumya tetangga korban masih melihat Tri beraktivitas pada Minggu (28/4).

“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan, sekarang keluarga korban sudah menanganinya untuk kemudian dilakukan proses pemakaman,” ucapnya. (tom/pra/fj)