JOGJA – Penerapan upah minimum kabupaten dan kota sudah dilaksanakan. Tetapi terkait penerapan struktur dan skala upah, belum semua perusahaan yang menerapkannya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIJ Andung Prihadi mengatakan, untuk struktur dan skala upah memang belum semua perusahaan yang menerapkannya. Masih sangat sedikit baik itu perusahaan besar maupun sedang, apalagi perusahaan kecil. “Jadi memang arah kami perusahaan ke arah perusahaan besar dulu, ya mungkin belum sampai 5 persen yang sudah menerapkan struktur upah skala upah sesuai peraturan menteri ketenagakerjaan yang terbaru,” katanya di sela peringatan May Day di halaman Balai Kota Jogja, Rabu (1/5).

Andung menegaskan akan selalu sosialisasikan masalah ini. Agar kedepannya segera diterapkan lebih luas. “Agar tidak ada kecemburuan dan ada kejelasan peningkatan karir dari para pekerja buruh,” tambahnya.

Menurut dia, tidak ada tenggang waktu atau target tahun ini harus mencapai berapa persen perusahaan yang menerapkan struktur dan skala upah. Semua didorong untuk kenyamanan pekerja dan produktifitas kerja para buruh.”Sanksi Secara administratif dan sebagainya memang tidak ada, tapi lebih ke arah kami dorongan,” tuturnya.

Hal lain terkait kesejahteraan buruh, terkait dengan perumahan. Untuk itu, birokrat dengan latar belakang dokter itu menyebut sudah ada contoh rumah murah yang sudah dibangun dan diperuntukkan mayoritas untuk buruh. Ini berlokasikan di Bantul.

Rumah murah yang dibangun di Bantul, kata dia, kurang lebih sudah ada 78 unit. Dengan cicilannya sangat murah. “Saya lupa cicilannya berapa, ada kelas saty, kelas dua, kelas tiga, tapi  sangat murah. Pokoknya sangat terjangkaulah,” paparnya.

Sedang Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi juga berharap agar buruh bisa sejahtera. Terkebih tantangan pada era revolusi industri 4.0 yang semuanya otomatis robotik dan augmented.  “Jadi tantangan agar para pekerja bisa menghadapi tantangan Perkembangan, Harapan revolusi industri 4,0 tidak mereduksi pekerja,” tambahnya. (cr8/pra/er)