JOGJA – Menjelang Ramadan dan hari raya Idul Fitri, PT Smartfren Telecom Tbk, menyatakan siap menjadi one stop companion dalam menemani, dan melayani kebutuhan komunikasi masyarakat. Baik dalam hal kelancaran komunikasi data, ataupun suara.

RF Manager Smartfren South Central Java, Adityo Wisanto mengatakan, data tahun lalu, ketika Ramadan, daerah sepanjang jalur mudik pulau Jawa, serta di kota singgah atau tujuan lalu lintas, komunikasi mengalami peningkatan trend bukan hanya dari H-3, namun sejak seminggu menjelang hari raya Idul Fitri.

“Peningkatan tersebut terjadi di jalur utama mudik, seperti jalan tol trans Jawa, terminal bus, stasiun kereta api, dan bandara,” ujarnya dalam konferensi persnya, di Hotel Jambu Luwuk Selasa (30/4).
Oleh karena itu, beragam langkah diambil untuk memastikan kelancaran komunikasi dan data. Di antaraya optimalisasi jaringan dan peningkatan kapasitas. “Tahun ini, Smartfren akan melakukan peningkatan kapasitas jaringan 4G LTE rata-rata sekitar 25 persen. Untuk area Jawa Tengah Selatan peningkatan jaringan akan jauh lebih besar yakni 30 persen,” tuturnya.
Tak hanya menambah kapasitas jaringan, Smartfren juga menambah jumlah BTS di sepanjang jalur mudik dan kota-kota dengan user paling banyak. Di area Jawa Tengah Selatan misalnya, Smartfren akan menambah BTS di Wonogori, Cilacap, Sragen, dan Kebumen.
“Tahun lalu growth kita di Wonogiri ini sebesar 41 persen. Sedangkan di Cilacap, Sragen, dan Kebumen semuanya diatas 28 persen. Total BTS ada 1020 dan akan kami tambah lagi 20 persen,” jelasnya.
Smartfren juga akan mempersiapkan team Task Force lapangan dan pemantauan 24 jam X 7 hari dari NOC di seluruh jalur mudik, lokasi public, dan kota tujuan.
“Kami juga memprediksi kenaikan traffic di bulan Ramadan tahun ini akan terjadi antara pukul 16.00 – 01.00, selain sosial media dan aplikasi streaming baik musik dan video. Tahun ini kenaikan traffic juga akan disumbang dari para gamers,” pungkasnya. (sce/met/jko/fj)