MAGELANG – Memasuki tahun ketiga, pelaksanaan pawai taaruf menjelang pelaksanaan bulan Ramadan di Kota Magelang makin meriah. Tidak tanggung-tanggung, sekitar 12 ribu siswa dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA, beserta guru dan orang tua murid, ikut kegiatan yang mengambil titik start di Alun-Alun Kota Magelang ini. Ada tiga jalur yang dilewati, yakni seputaran Alun-Alun untuk anak-anak TK, kemudian rute selatan dan rute utara.

“Rute selatan untuk sekolah-sekolah yang berada di selatan Alun-Alun. Mereka melewati Jalan Pemuda, Jalan Tidar dan berakhir di Kompleks Kampus I UM Magelang. Kemudian untuk sekolah di wilayah Magelang Utara, melewati Jalan Yos Sudarso, Jalan Veteran, Jalan Pahlawan dan berakhir di masing-masing sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang Taufiq Nurbaki, Minggu (5/5).

Kegiatan bertajuk “Tarhib Ramadan 1440 Hijriah/2019” ini  merupakan agenda Pemkot Magelang dalam rangka syiar Islam dan menggaungkan datangnya bulan puasa. Selain itu, hal tersebut merupakan media silaturahmi antarpeserta baik satu sekolah maupun sekolah lain, dari berbagai kelompok dan jenjang pendidikan.

“Sudah tiga tahun ini Pemkot Magelang melalui Disdkbud bersama Kantor Kementerian Agama Kota Magelang melaksanakan kegiatan tersebut bersamaan. Animo terus meningkat. Dari hanya sekitar seribuan peserta menjadi tujuh ribuan dan sekarang mencapai 12 ribuan,” tuturnya.

Sekda Kota Magelang Joko Budiyono mengatakan, pihaknya mendukung  secara penuh kegiatan keagamaan yang ada, termasuk  pawai tarhib. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan sangat mulia yakni menyiapkan anak menjadi generasi muda yang maju, cerdas, dan soleh. Apalagi hal itu mendukung semangat untuk mewujudkan visi Kota Magelang sebagai kota modern dilandasi masyarakat yang sejahtera dan religius.

PDM Kota Magelang mendukung penuh kegiatan ini. Sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan yayasan mereka sengaja diminta mengambil finis di Kompleks Kampus I UM Magelang. Kemudian para peserta diberi kupon undian berhadiah sepeda, mesin cuci, vocer belanja dan lainnya. Sembari menunggu undian, peserta dihibur tampilan para siswa dari mulai nyanyi, tari hingga pantomim. (dem/laz/by)