SLEMAN – Sudah menjadi tradisi tahunan tiap H-1 Ramadan masyarakat Jogjakarta memadati tempat-tempat pemandian umum. Seperti Minggu (5/5). Mereka datang ke tempat pemandian umum untuk padusan. Padusan berasal dari kata adus yang berarti mandi. ‘Ritual’ itu mengandung makna membersihkan diri untuk menyambut bulan puasa.

Tempat-tempat pemandian umum itu tak hanya dipadati warga setempat. Wisatawan pun berdatangan untuk padusan. Tak terkecuali mereka yang dari luar Jogjakarta. Padusan sebenarnya bisa dilakukan dengan mandi di rumah. Namun tetap saja banyak umat Islam yang beramai-ramai mendi di umbul atau kolam pemandian. Tradisi yang ada sejak dulu itu sampai sekarang masih terjaga. Bahkan, tradisi padusan telah menjadi komoditas wisata.

Blue Lagoon menjadi salah satu objek wisata alam yang menjadi jujugan wisatan untuk padusan. Sumber mata air di Dusun Dalem, Widodomartani, Ngemplak, Sleman memang melimpah. Bahkan dipercaya tak pernah kering meski saat kemarau sekali pun.

“Saya sengaja ke sini untuk padusan dan main air,” ujar Ali Guntoro, 30, warga Tempel kata salah seorang pengunjung Ali Guntoro, 30, warga Tempel saat ditemui di Blue Lagoon Minggu (5/5).

Biasanya Ali bersama keluarganya padusan di Pantai Parangtritis. Namun kali ini dia ingin mencoba suasana baru. “Ya lumayan segar di sini. Hanya, masih butuh beberapa pembenahan,” tambahnya.

Lokasi Blue Lagoon yang berada di pedesaan membuat nuansa sejuk. Apalagi di sekitarnya banyak pohon peneduh. Itulah yang menjadikan Blue Lagoon sebagai daya tarik wisatawan. Sejak pagi ratusan pengunjung sudah memadati tiga kolam yang ada.

Haryanto, pengelola Blue Lagoon, mengatakan, tradisi padusan mampu menarik jumlah pengunjung hingga sepuluh kali lipat dibanding hari biasa. Jika hari biasa hanya sekitar seratus orang, pada H-1 puasa bisa mencapai seribu pengunjung. “Mereka datang dari pagi hingga maghrib,” ungkapnya.

Haryanto mengakui masih banyak yang perlu dibenahi. Khususnya untuk menambah daya tarik Blue Lagoon. Namun yang utama baginya adalah faktor keamanan. Saat hujan pengelola akan menutup tempat pemandian alami itu. Karena selalu kebanjiran. Selain Blue Lagoon, masih banyak tempat pemandian umum alami di Jogjakarta yang selalu menjadi jujugan wisatan untuk padusan. Misalnya: Sendang Kasihan, Bantul; Sendang Klangkapan, Seyegan, Sleman, dan masih banyak lagi. Termasuk kolam renang umum. (har/yog/fj)