JOGJA – Pentingnya kepemimpinan bagi mahasiswa dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 menjadi pembahasan dalam Seminar Nasional Kepemimpinan Mahasiswa Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY). Seminar nasional ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Mahasiswa (Dema) ITNY.

Seminar digelar di Student Center and Park Kampus ITNY, Sabtu (4/5). Tema yang diangkat dalam seminar ini adalah, “Membentuk Karakter Kepemimpinan Mahasiswa Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0”.

Kegiatan seminar nasional ini dibuka oleh Wakil Rektor III Dr Hill Gendoet Hartono ST MT. Seminar nasional ini diikuti oleh lebih kurang 200 peserta dari berbagai lembaga kemahasiswaan di dalam maupun di luar lingkungan ITNY.

Ketua Dema ITNY Yongki Sulendra menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan untuk mendorong mahasiswa agar lebih aktif berorganisasi. “Ada penurunan minat mahasiswa untuk terlibat aktif dalam organisasi kampus padahal keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan kemahasiswaan merupakan ajang untuk melatih soft skill yang dibutuhkan di dunia kerja,” katanya.

Pembicara pertama Yusliana ST M.Eng, yang merupakan alumni ITNY dan aktivis organisasi kemahasiswaan,  menyampaikan mahasiswa perlu meluangkan waktu untuk berorganisasi selain untuk mengejar prestasi akademis. “Dinamika dunia kerja menuntut seorang lulusan untuk tidak saja terampil melainkan juga memiliki soft skill,” ungkapnya.

Sedang pembicara lainnya, motivator sekaligus pakar hypnotherapy M Farid A Siregar atau yang lebih dikenal dengan nama Eric Siregar menekankan jiwa kepemimpinan perlu untuk terus menerus diasah, salah satunya dengan aktif berorganisasi. “Masing-masing perlu memahami karakter leadership yang dimiliki, sehingga karakter kepemimpinan yang pada dasarnya sudah dimiliki oleh masing-masing pribadi tersebut bisa untuk terus menerus dikembangkan,” ujarnya. (*/a11/pra/er)