JOGJA – Pengoperasian Kereta Api (KA) Bandara terus menuai respons positif. Jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Tugu ke Stasiun Wojo setiap hari terus meningkat. Begitu pula sebaliknya. Penumpang yang memanfaatkan KA Bandara, Rabu (8/5), contohnya. Jumlahnya 92 penumpang.

Tren positif ini juga terlihat Selasa (7/5). Ada 51 penumpang yang berangkat ke Stasiun Wojo atau sebaliknya.

”Hari pertama memang masih minim. Tujuh penumpang berangkat dari Stasiun Tugu dan sebelas penumpang dari Stasiun Wojo,” jelas Manajer Humas PT KAI Daop 6 Jogjakarta Eko Budianto kemarin.

Dibanding kapasitas KA, Eko tak menampik bahwa jumlah penumpang masih belum sebanding. Lantaran kapasitas KA Bandara 396 penumpang. Sebanyak 196 di antaranya merupakan penumpang duduk. Sisanya penumpang berdiri.

Kendati begitu, Eko tak merasa khawatir. Toh, minimnya jumlah penumpang itu karena jadwal penerbangan di Yogyakarta International Airport (YIA) memang masih sedikit. Berdasar manifestasi penerbangan, baru Citilink yang beroperasi di YIA. Menyusul Batik Air dan Lion Air pada 10 Mei.

”Kami juga terus mempromosikan jadwal-jadwal keberangkatan KA Bandara,” ujarnya.

Eko menjamin calon penumpang YIA tidak akan ketinggalan pesawat. Sebab, di setiap stasiun transit terdapat informasi penerbangan. Mulai dari maskapai, rute, hingga jadwal keberangkatan. Seluruhnya terpampang dalam monitor yang terintegrasi dengan jadwal maskapai di YIA.

Dikatakan, KA Bandara berangkat dari Stasiun Maguwo. KA yang didominasi warna putih dan hijau ini menempuh jarak 49,1 kilometer menuju Stasiun Wojo. Waktu perjalanan ditempuh sekitar 50 menit. Nah, KA ini tiba di Stasiun Wojo satu setengah jam sebelum jadwal penerbangan. Dan, penumpang melanjutkan perjalanan ke YIA dengan bus Damri.

”Kalau Stasiun Kedundang sudah jadi, penumpang dapat langsung turun di bandara, tanpa perlu berpindah moda,” katanya.

Ketika disinggung mengenai jumlah KA Bandara, Eko memastikan bakal bertambah. Seiring dengan bertambahnya jadwal penerbangan.

Dwi Rahmat, seorang penumpang mengaku, terbantu dengan keberadaan KA Bandara. Ongkos perjalanan KA Bandara dari Jogja ke YIA lebih terjangkau dibanding taksi online.

”Pertimbangan lain (naik KA Bandara) tidak lelah saat perjalanan ke bandara,” ujarnya ditemui di ruang tunggu KA Bandara Stasiun Tugu. (dwi/zam/fj)