BANTUL – Dalam rangka pelepasan calon wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan masa studinya, Program Studi Ilmu Pemerintahan (IP) UMY menggelar acara Malam Inagurasi. Acara diselenggarakan di ruang E7B, Gedung KH Ibrahim, Jumat (3/5).

Prodi IP berhasil meluluskan 108 calon wisudawan/wisudawati, 61 di antaranya lulus dengan predikat cum laude atau sangat memuaskan.

Muchamad Zaenuri selaku pimpinan Prodi Ilmu Pemerintahan UMY dalam sambutannya menghimbau para lulusan untuk dapat menerapkan BMW. Yakni bekerja, melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, atau berwirausaha.

Bagi wisudawan/wisudawati yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan, tidak perlu ragu mengintip program Magister IP UMY, karena prodi ini memiliki kualitas tak diragukan. “Untuk strata S1 dan S2 selama tiga periode sudah terakreditasi A oleh BAN-PT,” jelasnya.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Titin Purwaningsih menambahkan, walaupun Prodi IP telah mendapat akreditasi A, ia berharap prodi ini bisa terus meningkatkan kualitas akademik dan daya saingnya.

Salah satu caranya dengan mengajukan sertifikasi di tingkat internasional. “Program studi di UMY ada empat yang sudah mengajukan sertifikasi internasional yaitu Teknik Sipil, Agro Teknologi, Manajemen, dan Ilmu Pemerintahan. Hal ini membuktikan Prodi IP memiliki keunggulan dibandingkan prodi lain,” ungkapnya.

Sekretaris MIP UMY Erni Zuhriyati membeberkan keunggulan prodi ini. Salah satunya program student mobility. Program ini  merupakan upaya MIP mengenalkan mahasiswanya pada proses pembelajaran dan pengalaman akademik perguruan tinggi di luar negeri,” jelasnya.

Dikatakan, beberapa waktu lalu pihaknya berhasil mengirim mahasiswa ke Thammasat University Thailand dan USM Penang. “Di bulan Agustus nanti kami juga akan mengirimkan staf ke Khon Kaen University di Thailand,” tambahnya.

Prodi MIP UMY juga menjalin kerja sama dengan Mindanao State University (MSU) Filipina. “Kami akan memrogamkan mahasiswa untuk mengemban pendidikan selama satu tahun di MIP dan satu tahun MSU, sehingga setelah lulus mahasiwa bisa memperoleh dua gelar,” jelasnya. (*/cr16/laz/er)