MUNGKID – Diduga gara-gara terhimpit  persoalan ekonomi, Rokhani, 28, ditemukan keluarganya menggantung diri. Itu  terjadi saat seharusnya dia berbuka puasa, Selasa (7/5). Istri korban, Siti Muhajaroh, 20, warga Desa Girikulon Kecamatan Secang Kabupaten Magelang hanya bisa teriak histeris. Melihat sang suami memilih cara nekad untuk mengakhiri hidupnya di ruang tamu.

Teriakan Siti membuat salah satu tetangganya, Koyin, 57, berlari mendatangi rumah korban. Kemudian datang tetangga lain, Panji, 19, yang melapor ke perangkat desa dan Polsek Secang. Sementara warga lain menenangkan keluarga dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). “Setelah menerima laporan, bersama tim medis, kami mengevakuasi korban dan melakukan pemeriksaan. Sekaligus olah TKP,” kata Kapolsek Secang AKP Purwanto, Rabu (8/5).

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis oleh dokter Hapsari dari Puskesmas Secang diketahui korban dengan berat badan 50 Kg dan tinggi 165 cm itu menggantung dengan seutas tali tambang berwarna biru. Korban memakai celana traning hitam dengan telanjang dada dan terdapat tato pada tangan kiri dan kaki kiri. “Untuk pemeriksaan tubuh korban tidak diketemukan luka,’’ tuturnya.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, kami menyatakan bahwa korban meninggal dunia murni karena gantung diri. Untuk faktor penyebab diduga karena faktor ekonomi.

Menurut Purwanto, pihaknya telah bertemu keluarga dan menyerahkan jenazah korban. Keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas.”Jenazah korban diurus sesuai adat kebiasaan warga dan selanjutnya dimakamkan di TPU setempat di Dusun Girijembangan Desa Girikulon Secang,” tandasnya. (dem/din/rg)