JOGJA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Jogja memanfaatkan bulan Ramadan stock opname atau pendataan ulang seluruh koleksi buku. Seiring dengan penurunan jumlah pengunjung.

”Selama 21 hari kalender ke depan, kami mencoba men-stock opname 50 ribu eksemplar koleksi kami,” jelas Plt Kepala Dispusip Kota Jogja Wahyu Hendratmoko di kantornya, Kamis (9/5).

Menurutnya, jumlah pengunjung selama Ramadan memang turun drastis. Hanya sekitar seribu pengunjung. Biasanya, mencapai 1.500 hingga 1.800 pengunjung per hari. Itu lantaran siswa sudah kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar. Sedangkan mahasiswa mulai memasuki libur akhir semester. Di sisi lain, jadwal Perpustakaan Kota selama Ramadan memang mengalami perubahan.

”Selama Ramadan buka mulai pukul 07.30 sampai pukul 15.00. Hari-hari biasa dari pukul 07.30 sampai pukul 03.30,” ujarnya.

Puluhan ribu koleksi buku itu, Wahyu menyebut merupakan koleksi Perpustakaan Kota, Pevita (Perpustakaan Alternatif Kota Jogja), dan Perpustakaan Unit Keliling. Dari itu, dispusip mengerahkan seluruh pustakawan untuk terlibat dalam stock opname yang dimulai Senin (6/5) hingga Senin (27/5) itu. Lantaran pustakawan tidak sekadar mengecek kondisi riil dan keberadaan koleksi buku. Lebih dari itu, juga memperbaiki administrasi dan database-nya.

”Dari kegiatan ini diketahui berapa jumlah koleksi yang hilang dan koleksi yang paling diminati masyarakat,” ucap Wahyu menyebut hasil stock opname menjadi pertimbangan dalam pengadaan koleksi buku.

Selama stock opname, kata Wahyu, dispusip meminimalisasi sirkulasi. Peminjaman buku keluar, contohnya. Kendati begitu, pelayanan lain masih terbuka. Seperti pengembalian, membaca buku di tempat, layanan internet, dan diskusi.

Menurutnya, stock opname sesuai dengan UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Stock opname wajib dilakukan setahun sekali,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Wahyu menyinggung berbagai jenis koleksi buku perpustakaan kota. Hampir 70 persen atau 600 judul buku merupakan fiksi. Sisanya buku pengetahuan. (cr15/zam/er)