JOGJA – Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan data saat Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, disikapi Indosat Ooredo dengan menambah kapasitas jaringan. Provider yang terkenal akan warna kuningnya ini, akan menambah kapasitas jaringan hingga 20 persen.

Chief Technology Officer Indosat Ooredoo, Dejan Kastelic mengatakan, seiring dengan tren digital dan penggunaan media sosial masyarakat yang terus meningkat, kesiapan kapasitas layanan data menjadi hal sangat penting, dimana perusahaan telah meningkatkan kapasitas data menjadi 18.4 Terabyte/Hari.

Dejan memprediksi, tahun ini kenaikan trafik akan meningkat antara 15–20 persen. Sementara untuk kapasitas layanan SMS, disiapkan hingga 975 juta SMS/Hari, dan kapasitas layanan suara disiapkan hingga 37 juta Erlang/Hari. Kedua trafik suara dan SMS ini, juga sudah diperhitungkan untuk prediksi peningkatkan trafik yang mungkin terjadi.

“Kami sangat memahami kebutuhan telekomunikasi yang handal selama Ramadan dan Lebaran,” katanya.

Kesiapan kapasitas jaringan telekomunikasi ini, juga didukung dengan penggelaran infrastruktur jaringan 4G Plus yang semakin meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan berkomunikasi di jaringan Indosat.

“Penambahan sumber daya yang akan melakukan monitoring jaringan menjadi komitmen kami untuk memastikan kenaikan trafik telekomunikasi dapat kami antisipasi semakin baik di momen penting tersebut,” lanjutnya.

Kesiapan jaringan Indosat Ooredoo untuk Ramadan dan Lebaran, ditunjukkan melalui kegiatan uji jaringan yang dilakukan tidak hanya di Jawa, juga di beberapa kota di luar Jawa. Semua itu, sebagai bagian dari kesiapan jaringan secara nasional di seluruh Indonesia.

Uji jaringan dilakukan serentak di lima kota tujuan mudik utama, yaitu Solo-Jawa Tengah, Malang-Jawa Timur, Padang-Sumatera Barat, Banjarmasin-Kalimantan Selatan, dan Makassar-Sulawesi Selatan pada 25 April 2019.

“Kelima kota tersebut merepresentasikan kantong-kantong mudik yang memiliki potensi tinggi terjadinya kepadatan tujuan mudik dan kenaikan trafik telekomunikasi cukup tinggi,” tandasnya.

Tak hanya di kota-kota besar, uji jaringan juga dilakukan dibeberapa pusat keraiman, seperti alun-alun, jalan tol, dan lokasi wisata. Hasilnya, untuk jaringan 4G Plus, pelanggan dapat melakukan aktivitas bermedsosnya seperti download, youtube, dan live streaming antara 52,7 Mbps hingga 104,7 Mbps.

Selama uji jaringan Indosat, juga dilakukan pengetesan kualitas suara (voice) dengan metode pengukuran MOS (Mean Opinion Score) yang menunjukkan bahwa 4,47% area yang diukur menunjukkan hasil di tingkat excellent (maksimum skor dimana nilai MOS 4-5).

Rentang penilaian metode pengukuran MOS sendiri adalah 1-5, di mana angka 5 menunjukkan hasil excellent. Hasil ini sekaligus menunjukkan bahwa kualitas suara layanan Indosat Ooredoo berada pada tingkat terbaik.

Tidak hanya meningkatkan kapasitas jaringan, kondisi jaringan telekomunikasi juga dipantau selama Ramadan dan Mudik Lebaran melalui Indosat Ooredoo Network Operation Center (i-NOC), dan Indosat Service Operation Center (i-SOC) sebagai pusat monitoring seluruh jaringan dan layanan secara nasional.

Monitoring jaringan secara lebih intensif juga dilakukan melalui Command Center yang akan beroperasi beberapa hari sebelum, dan sesudah masa Mudik Lebaran. Ini untuk mengidentifikasi secara proaktif melalui tim Performance Monitoring bahkan sebelum sebuah gangguan berimbas bagi pelanggan, dan secara reaktif melalui tim Customer Service, sehingga bila ada kendala dapat diselesaikan sesegera mungkin. (sce/met/jko)